Suara.com - Kantor Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Timur ditutup sementara mulai hari ini akibat salah satu pegawai atau staf terkonfirmasi positif tertular virus corona (COVID-19).
"Sesuai dengan aturannya, kalau ada satu pegawai kita yang terkonfirmasi positif COVID-19 maka ditutup dulu," kata Kasudin Nakertrans Jakarta Timur, Galuh Prasiwi seperti dikutip dari Antara, Selasa (29/9/2020).
Penutupan sementara gedung Sudin Nakertrans dan Energi Jaktim ditandai dengan penempelan selembar kertas putih bertuliskan, "Mohon maaf, kantor Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Timur Kota Administrasi Jakarta Timur ditutup sementara Tanggal 29 September hingga 1 Oktober 2020" di bagian kaca ruang lobi.
Galuh mengatakan selama penutupan gedung, seluruh pegawai diarahkan untuk bekerja dari rumah masing-masing.
"Kami pindah kerjanya di rumah," katanya.
Laporan terkait seorang pegawai perempuan yang terkonfirmasi positif COVID-19 diterima oleh jajaran Sudin Nakertrans dan Energi Jakarta Timur pada Selasa pagi.
"Jadi, baru tadi pagi diinformasikan dari petugas medis bahwa yang bersangkutan positif hasil swab-nya maka langsung kita hentikan kegiatan," katanya.
Galuh menceritakan, pegawai tersebut sudah merasa kurang enak badan saat bekerja dan sudah berulang kali cek kesehatan di poliklinik hingga akhirnya terkonfirmasi positif COVID-19.
Saat ini pegawai tersebut telah diisolasi secara mandiri di rumahnya.
Baca Juga: Wali Kota Tangerang: Ruang Isolasi Covid-19 Sudah Terisi di Atas 95 Persen
Galuh mengatakan aktivitas pelayanan publik di kantor akan kembali normal pada Jumat (2/10) setelah dilakukan rapid test kepada seluruh pegawai pada Kamis (1/10).
Selama penutupan gedung, kata Galuh, akan dilakukan sterilisasi menggunakan disinfektan di seluruh ruangan.
"Hari ini sudah (penyemprotan disinfektan), nanti dilakukan dari Damkar juga besok," katanya.
Berita Terkait
-
Eunkwang BTOB Positif Covid-19, Semua Jadwalnya Ditangguhkan
-
Huh Yunjin Positif Covid-19, LE SSERAFIM Tetap AKtif dengan 4 Member
-
Kim Jae Hyun Positif Covid-19, Agensi Singgung Jadwal N.Flying
-
Umumkan Positif Covid-19, Adinda Thomas Banjir Dukungan Rekan Artis
-
Kesehatan Menurun Usai Terjangkit Covid-19, Dohyon BAE173 Hiatus Sementara
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas