Suara.com - Perjuangan seorang pemuda agar bisa menjadi prajurit tentara viral di sosial media. Ia rela mengayung perahu menyeberangi laut demi bisa mendaftar sebagai tentara di Kota Makassar.
Seperti dalam video yang dibagikan akun Instagram @indopostofficial, pemuda bernama Sulkifli itu baru tiba di sebuah dermaga berbekal perahu katinting dan satu buah ransel berwarna hitam.
Di salah satu bagian perahunya, pemuda itu menancapkan bendera merah putih.
Begitu sampai di tepi dermaga, ia ditanya oleh seseorang yang merekamnya.
"Kau yang daftar tamtama itu?" tanya seseorang.
"Iya Pak," jawab pemuda berpakaian hitam putih itu lugas.
Meski ia harus mengayuh sampan di bawah terik matahari, namun ia tetap berpakaian rapi mengenakan kemeja putih dan celana formal berwarna hitam.
"Dari Pulau Maros kah?" tanya seorang pria dari dermaga lagi.
"Iya Pak dari Maros," jawab dia.
Baca Juga: Viral Anak Nelayan Daftar TNI AL Pakai Perahu Katinting
"Kenapa enggak pakai mobil?" pertanyaan itu membuat dia sesekali harus menghentikan ayuhan sampannya agar bisa menjawab.
"Jauh Pak, keliling," jelas Sulkifli.
Simak video perjuangan Sulkifli mengayuh perahu itu DI SINI.
Kepada Suarasulsel.id, Sulkifli mengaku lulus tes kesehatan. Selanjutnya akan kembali mengikuti tes psikologi Selasa 6 Oktober 2020.
Jika cuaca mendukung, Sulkifli tetap akan menggunakan perahu katinting ke Lantamal VI.
"Harus sampai di sana Pukul 06.30," kata Sulkifli, alumni SMAN 11 Pakkasalo, Kabupaten Maros, Jumat (2/10/2020).
Berita Terkait
-
Viral Anak Nelayan Daftar TNI AL Pakai Perahu Katinting
-
Rangkap Jabatan di Pemkot Makassar Dituding Untuk Kepentingan Pilkada
-
Anggota DPRD Geram, Banyak Pejabat Pemkot Makassar Rangkap Jabatan
-
Prakiraan Cuaca Wilayah Sulawesi Selatan Hari Ini 2 Oktober 2020
-
Nasib Pedagang Kecil di Tengah Pandemi, Tidak Bayar Sewa Tempat Disegel
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara