Suara.com - Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan uneg-unegnya tentang Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19.
Hotman, menyampaikan tanggapannya tersebut setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkonfirmasi positif virus corona.
Melalui akun Instagram @hotmanparisofficial, ia membagikan sejumlah foto kegiatan Donald Trump sesaat sebelum ketahuan positif Covid-19.
"Acara presiden Amerika sebelum dia ketahuan positif corona! Pelantikan Hakim Agung!" seru Hotman, Sabtu (03/10/2020).
Dengan bukti foto-foto Donald Trump yang mengumpulkan banyak massa dan terlihat abai dengan ancaman Covid, Hotman lantas menanyakan sikap pemerintah terkait Pilkada.
"Ayok Pemimpin Indonesia harus ambil hikmahnya? Apakah Pilkada lanjut?" sambung Hotman.
Nampak dalam foto unggahan Hotman paris tersebut, ratusan orang yang hadir dalam Pelantikan Hakim Agung terlihat tidak mengenakan masker dan juga jaga jarak.
Akibatnya, banyak di antara mereka yang dinyatakan positif Covid-19.
Unggahan Hotman itu pun memancing reaksi dari warganet yang juga mempertanyakan Pilkada 2020, Desember mendatang.
Baca Juga: Dokter Ungkap Deretan Obat yang Dikonsumsi Trump Selama Perawatan Covid-19
"Lanjut dong tulang Hotman, pemerintah sekarang ini kan lebih mementingkan pesta demokrasi dari pada kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Semua disuruh di rumah aja giliran kampanye pesta pestaan," sindir pemilik akun @edi.ph***
"Pilkada dilanjut, mall dibuka, bioskop mulai pada dibuka, hiburan malam dibuka, pasar kaget tetap ada tetapi SEKOLAH ditutup alasan CORONA! Jadi yang punya CORONA itu siapa?? Serius saya nanya!" ujar @gilby***8 murka.
Sebagaimana diketahui, kepastian Donald Trump terpapar Covid-19 diungkapkan melalui akun Twitternya @realDonaldTrump, Jumat (02/09/2020).
"Malam ini, @FLOTUS dan saya dinyatakan positif COVID-19. Kami akan segera memulai proses karantina dan pemulihan. Kami akan melalui ini BERSAMA-SAMA !,” tulis Donald Trump.
Berita Terkait
-
Green Day Didapuk Buka Super Bowl, Pendukung Donald Trump Mulai Resah
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
4 Tokoh Dunia Termasuk Trump Ketahuan Bohong, Tutupi Hubungan dengan Epstein
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!