Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, jika pihaknya belum berencana membuka lagi sekolah, meski aturan PSBB transisi mulai diterapkan selama 2 pekan terhitung mulai Senin (12/10/2020) besok.
Menurutnya, proses belajar anak-anak sekolah sejauh ini masih diberlakukan melalui jarak jauh alias belajar daring.
"Belum, sampai saat ini belum ada kebijakan membuka sektor pendidikan. Sektor pendidikan sebagaimana sudah disampaikan pak Gubernur (Anies Baswedan), kebijakan hampir seluruh Indonesia, itu dilakukan kebijakan belajar jarak jauh," kata Riza sesuai mengunjungi lokasi banjir dan longsor di kawasan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (11/10/2020).
Menurutnya, proses belajar jarak jauh ini masih menjadi pilihan terbaik bagi pemerintah agar generasi muda masih bisa menyenyam pendidikan di masa pandemi Corona.
"Mudah mudahan, ini tantangan adek-adek kita, anak anak kita bisa belajar dengan baik sekalipun dilakukan secara daring, dan para guru bisa memastikan kurikulum pendidikan bsa terlaksana dengan baik, sehingga anak-anak kita di tahun pandemi tidak kalah dengan tahun sebelumnya dalam rangka memperoleh kesempatan memperoleh pendidikan yang baik," kata dia.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya memutuskan mencabut kebijakan rem darurat. Anies pun kembali menerapkan kebijakan PSBB masa transisi terhitung sejak Senin (12/10/2020) hingga 25 Oktober mendatang.
Anies berujar, jika keputusan itu diambil setelah pihaknya melakukan pemantauan dan evaluasi perkembangan penularan Corona selama masa PSBB rem darurat.
Hasilnya, kata dia, sejumlah indikator seperti laporan kasus harian, kasus kematian harian, tren kasus aktif, dan tingkat keterisian RS Rujukan Covid-19 mulai melandai. Karena itu, ia berdalih tak lagi menerapkan kebijakan rem darutat.
"Setelah stabil, kita mulai mengurangi rem (darurat) tersebut secara perlahan, secara bertahap," ujar Anies dalam keterangan tertulis, Minggu.
Baca Juga: PSBB Transisi DKI Jakarta, Ini Aturan Naik Mobil dan Motor
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer