Suara.com - Seorang pria di India nekat mengabisi nyawa istrinya usai terhasut sebuah video WhatsApp dan mengira pasangannya itu telah menjalin hubungan gelap.
Menyadur Gulf News, Selasa (13/10/2020), K Nageshwara Rao juga membunuh perempuan lain yang dianggap bertanggungjawab atas "perilaku" istrinya, Nirmalamma.
Aksi pria asal Nellore, negara bagian Andhra Pradesh ini terungkap saat polisi menerima pengaduan ada dua mayat perempuan di kediaman Rao.
Kepolisian mengatakan aksi pembunuhan ini terjadi pada Sabtu (10/10). Hingga kini, Rao masih belum tertangkap.
Pengawas polisi Nellore, Harinath Reddy, mengatakan Rao meragukan kesetiannya istrinya yang baru-baru ini memindahkan rumah dari Puttapupalem ke daerah Navalac Garden.
Kecurigaannya memuncak ketika Rao menerima video yang dikirimkan melalui WhatsApp, yang menunjukkan pasangan telanjang.
Meski wajah dalam video tak jelas, Rao percaya bahwa sosok yang ada di rekaman tersebut adalah istrinya.
Dikuasai amarah, Rao menikam perempuan berusia 43 tahun itu hingga tewas di rumah kontrakannya.
Setelah menghabisi istrinya, pria itu lantas memanggil kerabatnya, Venkatratnamma, yang ia anggap bertanggungjawab atas tingkah istrinya.
Baca Juga: Serang hingga 8 Orang, Seekor Harimau RT-1 di India sedang Diburu
Serupa, Rao juga menikam Venkatratnamma hingga tewas. Jasad keduanya ditinggalakn begitu saja di rumah, terpisah di tempat tidur dan aula.
"Dia melakukan pembunuhan terhadap dua perempuan meskipun tidak ada bukti yang menunjukkan hubungan istrinya dengan video tersebut," kata Reddy.
Penyelidikan masih berlangsung, dan polisi sedang mencari tahu siapa pengirim video pasangan telanjang ke WhatsApp Rao.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek