Suara.com - Palang Merah Indonesia atau PMI DKI Jakarta memastikan persediaan kebutuhan darah bagi masyarakat dalam empat hari ke depan masih tersedia dengan cukup di tengah pandemi Covid-19.
"Kami pastikan stok untuk empat hari ke depan aman," kata Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi, di Jakarta, Selasa (13/10/2020).
PMI DKI Jakarta menggelar donor darah bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat atau FKDM Kota Jakarta Barat guna menjaga persediaan darah.
Rustam menuturkan PMI DKI Jakarta memastikan 1.000 kantong per hari tersedia untuk kebutuhan masyarakat.
Rustam menambahkan kebutuhan masyarakat terhadap darah selama pandemi COVID-19 tidak berkurang sehingga ketersediaan darah harus terjamin.
Namun, Rustam mengaku jumlah pendonor selama pandemi COVID-19 berkurang karena pembatasan kegiatan sesuai dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.
"Biasanya pendonor transfusi darah langsung ke Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, namun saat pandemi berkurang," ujar Rustam.
Guna menjaga stok darah, petugas PMI DKI Jakarta proaktif mendatangi masyarakat langsung menggelar donor darah.
Rustam memastikan kegiatan donor darah menerapkan protokol kesehatan, seperti mengukur suhu tubuh, menyediakan tempat cuci tangan, menjaga jarak untuk tempat tidur donor dan pemberian masker medis.
Baca Juga: Kisah Pejuang Nafkah, Nur Rofiq Si Penjaga Pertashop
Sementara itu, petugas donor darah dari PMI juga menjalani tes usap atau swab secara berkala, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. (Antara)
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Legislator DPR Bela Pandji: Kritik Komedi Itu Wajar, Tak Perlu Sedikit-sedikit Lapor Polisi
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?
-
Polemik Batasan Bias Antara Penyampaian Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru
-
Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?
-
Menag Ingatkan Perbedaan Pandangan Agama Jangan Jadi Alat Adu Domba Umat
-
PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi
-
Cegah 'Superflu' Sekarang! Dinkes DKI Ajak Warga Jakarta Kembali Perketat Cuci Tangan dan Masker
-
Tangis Staf Keuangan Pecah di Sidang MK: Melawan 'Pasal Jebakan' Atasan dalam KUHP Baru
-
Tragedi Maut KLM Putri Sakinah, Nakhoda dan ABK Resmi Jadi Tersangka Tewasnya 4 WNA