Suara.com - Seorang siswa di Singapura belakangan viral di platform TikTok lantaran berulang kali menampar perempuan yang diduga kuat merupakan ibunya.
Menyadur World of Buzz, Rabu (14/10/2020), anak laki-laki yang dilaporkan memakai seragam Sekolah Menengah Metodis Geylang ini langsung memicu kecaman dari warganet atas kekerasan yang ia lakukan.
Sebuah konten TikTok yang diunggah oleh akun @rainbowcontent, menunjukkan bocah itu sedang bersama ibunya di ruang tamu.
Anak laki-laki yang memakai baju biru itu terlihat mulai menampar ibunya yang sedang merakit furnitur berwarna putih, nampak seperti rak.
Tak hanya menampar, ia disebutkan juga melontarkan hinaan ke perempuan yang memakai kaos warna merah muda itu.
Meski berulangkali ditampar dan dibentak, ibu itu tetap dengan sabar membereskan pekerjaannya, membantu sang anak.
"Aku melakukan ini untukmu. Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah menghargainya," kata ibu.
Beberapa saat kemudian, perempuan berambut sebahu itu selesai menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, lagi-lagi si bocah kembali menyerang.
Video berdurasi kurang dari tiga menit tersebut berakhir dengan sang ibu yang hampir menangis, berteriak agar putranya tak menampar lagi.
Baca Juga: Sah! Hyundai Bangun Litbang dan Pabrik EV di Singapura
Disebutkan. kepolisian Singapura mengonfirmasi pihaknya tengah mencari anak laki-laki itu. Ia akan diselidiki terkait rekaman kekerasan tersebut.
Rekaman yang diambil pada Selasa (6/10) pukul 20.00 malam, berdasarkan informasi waktu yang ada di video, kini telah dihapus dari TikTok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan