Suara.com - Demonstrasi di Thailand, yang memasuki hari ke enam, diwarnai aksi unik yang ditampilkan oleh massa dengan memainkan lagu K-Pop dari milik grup vokal Girls' Generation berjudul Into The New World.
Kejadian tersebut kemudian viral dan langsung beredar di media sosial. Salah satu yang mengunggahnya adalah akun Twitter @hyunsuinseoul.
"Into The New World pada protes pro-demokrasi di Thailand. Dia benar-benar ratu lagu protes wbk," tulis akun tersebut.
Dalam video berdurasi 45 detik tersebut, terlihat seorang demonstran mengenakan baju hitam dan masker terlihat berjoget mengiringi koreografer lagu tersebut.
Seorang laki-laki yang tampaknya teman dari demonstran tersebut tampak memberikan semangat dengan memancing tepuk tangan dari orang yang ada di sekitarnya.
Aksi tersebut kemudian langsung mengundang beragam komentar dari warganet yang melihat aksi unik demonstran tersebut.
"Ini luar biasa. Sebuah perspektif dari protes ini yang tidak saya sadari. Terima kasih telah berbagi." tulis akun @ForTyagi.
"Ini sangat gila tapi juga menghangatkan hati melihat bagaimana lagu ini telah menjadi mercusuar bagi para pengunjuk rasa. Siapa yang akan membantahnya?" tulis warganet lainnya.
Into the New World adalah lagu pertama yang dirilis oleh girl band Korea Selatan tersebut. Saat itu masih beranggotakan Yoona, Taeyeon, Yuri, Hyoyeon, Sunny, Jessica, Tiffany, dan Tiffany.
Baca Juga: Bagaimana Medsos Memainkan Peran Penting dalam Protes Thailand?
Lagu K-Pop tersebut juga bukan pertama kalinya berkumandang pada aksi demonstrasi. Pada November 2019, lagu tersebut juga dimainkan saat aksi demo para siswa untuk mendukung Hong Kong.
Dikutip dari Korea Times, ratusan mahasiswa berunjuk rasa di pusat kota Seoul untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap protes pro-demokrasi di Hong Kong pada Sabtu (24/11/2019).
"Berdiri untuk kebebasan, berdirilah dengan Hong Kong," teriak para siswa saat mereka berbaris dari Balai Kota Seoul ke Kedutaan Besar China.
Mereka mengenakan pakaian hitam dan masker untuk menunjukkan solidaritas mereka dengan pengunjuk rasa di Hong Kong, yang dikenal berpakaian hitam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?