Suara.com - Mufti Damaskus Suriah, Syekh Muhammad Adnan Al-Afyouni tewas dalam serangan teroris. Dia meninggal akibat ledakan bom yang tertanam di mobilnya, Kamis (2/10/2020) malam waktu setempat.
Menyadur Sputnik News dari kantor berita SANA, Jumat (23/10/2020), pejabat keagamaan itu tewas dalam ledakan bom yang ditempatkan dimobilnya di kota Qudsaya.
Al Masdar News melaporkan bahwa bagian dalam mobil Syekh Al-Afyouni terbakar, jok robek, dan salah satu pintu mobil terbelah dari satu sisi, dan kacanya pecah.
Selepas ledakan itu, kendaraan pertahanan sipil dan ambulans bergegas ke lokasi untuk menyelamatkan Syekh Al-Afyouni yang pada ahirnya tidak tertolong.
Sementara dinas keamanan membentuk penjagaan ketat di sekitar lingkungan (Asosiasi Qudsaya), di mana Syekh Syekh Al-Afyouni tinggal.
Dalam keterangannya, Kementerian Wakaf menyebut Syekh Al-Afyouni meninggal dunia dalam keadaan syahid atau bertemu Tuhan sebagai seorang martir.
Syekh Al-Afyouni adalah salah satu ulama Suriah dan dunia Islam yang paling terkemuka, serta anggota Dewan Ilmiah Fiqh di Kementerian Wakaf.
Selama menjadi mufti Muslim Sunni untuk provinsi Damaskus, Syekh Al-Afyouni dianggap memiliki kedekatan dengan Presiden Bashar al-Assad.
Dia juga merupakan salah satu tokoh paling menonjol yang bekerja untuk mencapai rekonsiliasi nasional di Damaskus selatan dan barat.
Baca Juga: Terang-terangan Ingin Bunuh Presiden Bashar Al Assad, Suriah Kecam AS
Pada 2015, dia melakukan upaya besar untuk mendorong militan di daerah Qudsaya dan Hamah untuk memisahkan diri dari Front Al-Nusra dan menyerah.
Menyadur AFP, keberhasilan mengusir pemberontak dan jihadis terakhiad pada 2018 telah membuat kota Damaskus relatif damai dan jarang terjadi ledakan.
Pemerintah Suriah sendiri telah mendapat kan kembali kendali atas sekitar 70 persen wilayah negara dari tangan jihadis dan miliat. Hal itu berkat bantuan sekutu utama, Rusia.
Perang Suriah yang mencuat sejak Maret 2011 telah menewaskan lebih dari 380 ribu orang.
Pertarungan antara pemerintah dan kelompok pemberontak itu membuat jutaan orang mengungsi dari rumah mereka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap
-
Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun
-
Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II
-
Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi
-
Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi
-
Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara
-
Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia
-
Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis