Suara.com - Seorang pria di China melarikan diri dari kencan ketika ia harus membayar Rp 43 juta karena sang wanita membawa serta 23 kerabatnya untuk mengetahui kemurahan hatinya.
Menyadur Global Times, Jumat (23/10/2020) seorang pria berusia 29 dari Provinsi Zhejiang, China bagian timur memutuskan untuk meninggalkan makan malam bersama seorang wanita lebih awal.
Hal tersebut ia lakukan karena sang wanita yang dia ajak kencan membawa 23 orang kerabat dan teman untuk "menguji kemurahan hatinya".
Pria berusia 29 tahun dan bermarga Liu itu melakukan kencan buta dengan seorang wanita yang belum ia kenal sebelumnya.
Menurut laporan Taizhou Evening News, kencan tersebut diatur oleh ibu pria itu setelah ia khawatir karena putranya telah melajang untuk waktu yang lama.
Sebelum bertemu, Liu menawarkan untuk membayar makanan pada saat kencan, dengan asumsi bahwa itu akan menjadi makan malam romantis untuk dua orang.
Namun, setibanya di restoran, Liu sangat terkejut karena wanita yang ia kencani itu membawa 23 kerabat dan temannya.
Wanita itu mengatakan kepada media China bahwa dia ingin menguji apakah calon pacarnya apakah cukup murah hati untuk membayar makanan bagi 25 orang.
Setelah menikmati perjamuan mewah, wanita dan keluarganya terkejut saat mengetahui bahwa Liu melarikan diri dari restoran.
Baca Juga: 3 Juta Vaksin Corona dari China Masuk ke Indonesia Akhir Tahun Ini
Dilaporkan bahwa pria tersebut kabur setelah melihat tagihan yang berjumlah 19.800 yuan (Rp 43 juta) untuk sebuah hidangan dan minuman mahal yang dipesan.
Kencan tersebut berakhir dengan Liu gagal dalam tes kemurahan hati dan wanita tersebut membayar sendiri makanan yang mereka pesan.
Liu kemudian setuju untuk membayar sebagian kecil, sementara yang sisanya senilai 15.402 yuan (Rp 33 juta) harus dibayar oleh wanita tersebut.
Melihat kejadian tersebut, warganet menyatakan simpati untuk Liu, dan menyebut perilaku wanita itu tidak tahu malu.
Seorang warganet menulis: "Pria harus membayar dengan hormat. Tapi membawa 23 orang ke acara makan itu tidak bisa diterima."
Warganet lain menulis: "Jika mereka menyukai satu sama lain setelah kencan, maka pria itu harus membayar. Jika tidak, mereka harus pergi ke Belanda."
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta