Suara.com - Pria paruh baya diciduk polisi lantaran mengamuk di kampung dengan membawa sebilah tombak. Pria tersebut diketahui berna,a Ato (50) warga Desa Rantau Karau Tengah RT 003, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.
Kapolsek Alabio Iptu Agus Sumitro mengatakan pihaknya membekuk pelaku setelah menerima laporan warga yang ketakutan.
Kejadian bermula dari laporan seorang warga yang melihat orang mengamuk sambil membawa senjata tajam berjenis tombak serapang yang biasanya digunakan untuk menangkap ikan pada Minggu (25/10/2020) sekitar pukul 07.30 Wita.
“Awalnya kerena tersinggung ditegur oleh warga, mengganggu keramba ikan milik warga, pelaku mengamuk,” jelas Kapolsek Alabio seperti dikutip dari kanalkalimantan.com - jaringan Suara.com.
Merespon laporan warga, petugas menuju tempat kejadian perkara dan mendapati pelaku sedang membawa tombak serapang lima mata terbuat dari besi runcing. Gagang tombak terbuat dari bambu dengan ukuran panjang keseluruhan sekitar 315 Cm.
Untung saja dalam peristiwa ini, kata Kapolsek, warga dengan cepat melaporkannya ke pihak berwajib. Alhasil pihaknya dengan sigap mengamankan pelaku, sehingga tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Selanjutnya pelaku Ato yang berprofesi sebagai buruh tani ini bersama barang bukti harus diamankan ke Mapolsek Alabio guna proses lebih lanjut. Atas kejadian ini pelaku dijerat pasal 2 ayat 1 Undang-Undang darurat nomor 12 tahun 1951 terkait senjata tajam tanpa izin.
Berita Terkait
-
Polisi Bekuk 7 Anggota Geng Motor yang Bawa Sajam Serang Kampung Cemplang
-
Ngamuk, Olla Ramlan Pastikan Rumah Tangganya dengan Aufar Aman
-
Akhirnya Olla Ramlan Bicara soal Marah-Marah di Instagram
-
Bawa Sajam Serang Kampung Cemplang, Tujuh Pelaku Dibekuk di Bogor
-
Posting Galau Lagi, Olla Ramlan: Aku lemah, Terluka, Kecewa!
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok