Suara.com - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat kini berjumlah 1.919 orang pada Minggu (1/11/2020).
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) Kolonel Marinir Aris Mudian memaparkan, jumlah pasien positif Covid-19 tanpa gejala yang berada di tower 4 dan 5 bertambah 11 orang.
"Pasien di Tower 4 dan 5 berjumlah 786 orang terdiri dari 419 pria, 367 wanita. Semula 775 orang, bertambah 11 orang," kata Aris dalam keterangannya, Minggu (1/11/2020).
Sementara pasien dengan gejala ringan dan sedang yang dirawat di tower 6 dan 7 berkurang sebanyak 96 orang.
"Pasien terkonfirmasi positif di tower 6 dan 7 sebanyak 1.133 orang (531 pria, 602 wanita), semula 1.229 orang, berkurang 96 orang," sambungnya.
Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 35.951 orang.
Aris mengatakan sebanyak 33.964 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 33.504 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 435 orang, dan meninggal delapan orang.
RSKI Pulau Galang
Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap sebanyak 344 orang.
Baca Juga: Studi AS: Covid-19 Bisa Sebabkan Masalah Kulit Jangka Panjang
"Pasien yang terkonfirmasi positif di RSKI Pulau Galang bertambah tiga orang dari hari sebelumnya 341 menjadi total 344 orang," ucap Aris.
Sejak beroperasi 12 April, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 4.361 orang, 4.017 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (1.777 orang), dirujuk ke RS lain (15 orang), pasien suspek yang selesai perawatan (2.225 orang), dan yang meninggal dunia nihil.
Berita Terkait
-
Studi AS: Covid-19 Bisa Sebabkan Masalah Kulit Jangka Panjang
-
Kabar Baik, Jumlah Pasien Positif Corona di RSD Wisma Atlet Merosot Tajam
-
Studi Italia: 16 Persen Pasien Sembuh Covid-19 Masih Memiliki Virus
-
Tingkat Hunian Tempat Tidur di Wisma Atlet Jakarta Turun, Apa Artinya?
-
Satgas: Hunian Tempat Tidur di RSD Wisma Atlet Turun Jadi 44,8 Persen
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek
-
Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program
-
Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop
-
Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS
-
Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian