Suara.com - DPP PDIP merespons skandal video porno yang dikaitkan dengan Ketua DPC Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, Abd Rasyid.
Politikus PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan, sudah menjadi hak pribadi Abd Rasyid untuk menempuh jalur hukum terkait video porno viral yang diduga mirip dirinya.
Rasyid sebelumnya diketahui membantah bahwa lelaki yang berada di video tersebut merupakan dirinya.
Menanggapi itu, Andreas berujar sudah menjadi hak Rasyid untuk membersihkan nama dari apa dituduhkan kepada dirinya.
"Pertama, ini masalah pribadi, menyangkut nama baik pribadi yang bersangkutan sehingga juga hak yang bersangkutan untuk membersihkan nama baiknya," kata Andreas kepada Suara.com, Senin (2/11/2020).
Andreas mengatakan, sebagai kader, PDI Perjuangan tentu bakal memberikan dukungan moral terhadap Rasyid yang tengah dilanda kasus video porno.
"Kedua, untuk kebaikkan dan kepentingan partai, partai tentu memberikan dukungan moral kepada yang bersangkutan," kata Andreas.
Diketahui, viral video porno yang disebut-sebut milik seorang petinggi PDI Perjuangan. Dalam video porno itu, lelaki tersebut lagi hubungan badan dengan seorang perempuan.
Lelaki dalam video porno itu diduga Ketua DPC PDI Perjuangan Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Abd Rasyid. Tapi Rasyid membantah.
Baca Juga: Viral Video Porno, Petinggi PDIP: Ulah Lawan Politik!
Rasyid mengaku video tersebut adalah hasil editan. Sengaja disebarluaskan untuk menjatuhkan dirinya. Kemungkinan terkait dengan Pilkada di Kabupaten Pangkep.
Tujuannya untuk menurunkan elektabilitas calon yang diusung PDI Perjuangan di Kabupaten Pangkep.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkep ini pun membantah jika pria dalam video tersebut adalah dirinya.
“Tidak betul di video itu adalah saya," kata Rasyid di Pangkep, Senin (02/11/2020).
Rasyid menduga video yang disebut-sebut menyerupai dirinya adalah hasil editan.
"Bisa saja badannya orang lain dan mukanya adalah saya,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Porno, Petinggi PDIP: Ulah Lawan Politik!
-
Viral Video Mesum di Medsos, Cowoknya Mirip Petinggi PDI Perjuangan
-
Viral Video Porno Petinggi PDIP: Bisa Saja Badan Orang Lain, Mukanya Saya
-
Video Porno Mirip Petinggi PDIP Beredar, Lagi Hubungan Badan dengan Wanita
-
Politisi PDIP Dewi Tanjung Tolak Boikot Produk Prancis: Tetap Pakai!
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!