Suara.com - Mantan Presiden dari Partai Republik, George W. Bush pada hari Minggu atau Senin (9/11/2020) dini hari WIB, mengucapkan selamat kepada Presiden terpilih Joe Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris atas kemenangan mereka dalam Pilpres AS 2020.
"Meskipun kami memiliki perbedaan politik, saya tahu Joe Biden adalah orang yang baik, yang telah memenangkan kesempatannya untuk memimpin dan mempersatukan negara kami. Presiden terpilih menegaskan bahwa ketika dia mencalonkan diri sebagai Demokrat, dia akan memerintah untuk semua orang Amerika," Bush mengatakan dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir dari kantor berita Anadolu, Senin.
Biden dari Partai Demokrat mengalahkan Presiden dari Partai Republik Donald Trump dalam pemilihan presiden setelah mengumpulkan 290 suara elektoral, menurut The Associated Press (AP).
Seorang kandidat membutuhkan 270 suara elektoral untuk memenangkan kursi kepresidenan AS.
Bush mengatakan dia menawarkan "hal yang sama" yang dia tawarkan kepada Trump dan pendahulunya Barack Obama: "janji saya untuk membantu dengan cara apa pun yang saya bisa."
Dia juga memberi selamat kepada Trump dan para pendukungnya, menyebut perolehan lebih dari 70 juta suara Trump sebagai "pencapaian politik yang luar biasa."
"Mereka telah berbicara, dan suara mereka akan terus didengar melalui Partai Republik terpilih di setiap tingkat pemerintahan," katanya.
"Tantangan yang dihadapi negara kita akan menuntut yang terbaik dari Presiden terpilih Biden dan Wakil Presiden terpilih Harris - dan yang terbaik dari kita semua. Kita harus bersatu demi keluarga dan tetangga kita, dan untuk bangsa kita dan masa depan. ," dia menambahkan.
Baca Juga: Eks Ajudan: Donald Trump akan Dicerai Istri Usai Kalah di Pilpres AS
Berita Terkait
-
Joe Biden Menang, Harga Emas Dunia Langsung Berkilau
-
Best 5 Oto: Joe Biden Motoran, Royal Enfield Meteor 350 Meluncur
-
Eks Ajudan: Donald Trump akan Dicerai Istri Usai Kalah di Pilpres AS
-
Ketika Pindah ke Gedung Putih, Anjing Joe Biden akan Catat Sejarah Ini
-
Dunia Menanti Amerika yang Baru di Bawah Joe Biden
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN