Terkait perbedaan itu, pengacara Winda Earl, Joey Pattinasarany menjelaskan total nominal tabungan kliennya serta ibundanya Rp 20,879 miliar. Namun belum termasuk bunga selama 5 tahun menabung.
Sehingga diperkirakan, total uang yang dipindahkan tersebut termasuk bunga yang seharusnya didapatkan oleh Winda selama lima tahun menabung. Tapi saat ini, saldo Winda di rekening Maybank cuma Rp 600 ribu, sementara saldo ibunya kurang dari Rp 17 juta.
5. Modus Albert, Penjahat Kambuhan
Albert ternyata juga tersandung kasus serupa dengan laporan lain yang perkaranya ditangani oleh Polda Metro Jaya.
Kronologi kejadian dimulai ketika Albert memanfaatkan jabatannya untuk menawarkan pembuatan rekening berjangka kepada korban. Dalam skema tabungan berjangka itu, tersangka menawari korban keuntungan bunga sebesar 10 persen.
Tawaran tersebut membuat korban tertarik hingga akhirnya membuat rekening tabungan berjangka. Albert kemudian membuatkan rekening tabungan berjangka dengan rekening koran palsu.
6. Diinvestasikan
Temuan sementara dari aksi Albert ialah tersangka ini mengambil uang tabungan milik korban untuk diinvestasikan. Uang tersebut dikirim ke rekening teman-teman Albert untuk diputar kembali dengan tujuan mencari keuntungan.
Albert juga memalsukan data-data milik korban hingga akhirnya uang dalam tabungan korban raib untuk diinvestasikan dengan teman-teman tersangka.
Baca Juga: Profil Winda Earl, Atlet E-Sport yang Tabungan Rp 20 M Dibobol
Demikian fakta-fakta kasus Kacab Maybank bobol saldo atlet E-sport sebesar Rp 20 M.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!