Suara.com - Politisi Senior Amien Rais menyambangi pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di kediamannya di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2020) kemarin.
Loyalis Amien Rais, Agung Mozin mengungkapkan, bahwa kunjungan Amien Rais ke kediaman Rizieq hanya merupakan silahturahmi biasa.
Namun, Agung mengatakan, Rizieq sempat menyampaikan pesan kepada pelopor Partai Ummat itu agar tetap menjadi oposisi.
"Itu pertemuan silaturahmi biasa. Habib hanya menyampaikan kepada Pak Amien bahwa perjuangan masih panjang dan tetap menjadi oposisi," kata Agung saat dihubungi Suara.com, Kamis (12/11/2020).
Agung menilai, penerimaan Rizieq kepada Amien di kediamannya disebut memberikan makna mendalam. Menurutnya, hal itu sangat positif.
Lebih lanjut, ketika ditanya apakah ada ajakan Amien kepada imam besar FPI untuk bergabung bersama Partai Ummat, Agung menjawab diplomatis.
"Tentu memberikan semangat kepada kami yang berjuang bersama Partai Ummat bahwa slogan melawan kezaliman dan menegakan keadilan sudah searah dengan perjuangan revolusi akhlak Habib Rizieq Shihab," tandasnya.
Sebelumnya, Amien usai bertemu dengan Rizieq memilih bungkam tak menyampaikan hasil pertemuannya dengan imam besar tersebut.
Ia memilih langsung bergegas usai pertemuan. Namun Marwan mengungkapkan isi pertemuan Amien dengan Rizieq.
Baca Juga: Menilik Poros Baru Pasca Habib Rizieq Pulang, Amien Rais dan Petinggi KAMI
Menurut salah satu deklarator KAMI itu, Amien hanya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Rizieq yang akhirnya pulang ke Indonesia.
"Iya (tadi saya bertemu Rizieq dengan Amien Rais), kita memang sengaja minta waktu khusus. Pak Amien menyampaikan selamat datang ke habib Rizieq," kata Marwan usai bertemu Rizieq di Petamburan.
Marwan menilai tak ada bahasan spesifik yang dibicarakan Amien dengan imam besar tersebut. Menurutnya, pelopor Partai Ummat itu hanya menyampaikan layaknya penyambutan orang banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL