Suara.com - Seorang pria ditangkap petugas karena sengaja menabrakkan mobilnya ke kantor polisi Edmonton di London Utara. Menyadur The Guardian pada Kamis (12/11), pria ini juga berencana membakar kantor polisi.
Petugas kepolisian mengatakan sebuah mobil yang dikendarai pria 40-an tahun menerobos masuk pada Rabu malam. Pria ini langsung ditangkap karena dicurigai melakukan aksi pelanggaran seperti pembakaran.
Dalam sebuah video, terlihat jika sang sopir keluar dari kemudi dan mengambil kaleng bensin dari kursi penumpang. Ia lantas menyiram cairan itu ke kantor polisi, mobil dan jalan raya lalu membakarnya.
Petugas berhasil menangkap pelaku dan investigasi sedang dilakukan untuk menentukan, apakah aksi itu disengaja atau tidak.
Belakangan ini, ancaman terorisme di Inggris sedang meningkat dan membuat petugas lebih waspada. Meski begitu, sumber mengatakan aksi ini kemungkinan tidak terkait dengan terorisme.
Salah satu saksi mata, Ogur Mazlum dan istrinya Serife Mazlum mengatakan melihat mobil itu menabrak pintu masuk kaca di kantor polisi dan seorang pria tampak kesulitan karena tidak bisa masuk melalui pintu kedua.
"Dia mencoba masuk, tapi pintu kaca tidak akan pecah lagi sehingga dia tidak bisa mendekat."
Tak sampai di situ, pelaku bahkan melakukan aksinya dengan cukup santai namun tidak berakhir dengan mulus.
"Lalu dia dengan santai keluar dari mobil dengan tangki bensin. Dia menuangkannya dari mobil ke tengah jalan dan kemudian membakarnya."
Baca Juga: BPIP Kecam Presiden Macron Soal Pernyataan Islam Teroris
Dia mengatakan beruntung bahwa pria itu 'melewatkan satu titik' sehingga bensin yang menyala tidak mencapai lalu lintas yang berhenti di jalan di dekatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka