Suara.com - Karena lupa mematikan nyala obat nyamuk, seisi rumah Tuhliful Miat, warga Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, habis dilalap si jago merah. Berkat anak Tuhliful yang tuna rungu, nyawa semua orang di dalam rumah tersebut selamat.
“Usai menyalakan obat anti nyamuk bakar, keluarga korban langsung tidur,” kata Lukman, seorang saksi.
Obat anti nyamuk bakar ditaruh di dekat kursi sofa. Beberapa waktu kemudian, sofa terbakar dan merembet ke bufet dan lemari.
“Untung saja salah satu anak Tuhliful Miat yang tuna rungu terbangun, dan memberitahukan ke orang tua dan keluarga lainnya,” katanya.
Ketika semua tersadar, api sudah membesar. Keluarga itu kemudian lari dan minta pertolongan kepada tetangga.
“Mendengar teriakan keluarga Tuhliful Miat, tetangga berdatangan, untuk membantu memadamkan api, namun api semakin membesar,” kata saksi.
Salah satu warga menghubungi petugas pemadam kebakaran dan anggota Polsek Tanggulangin.
Dua armada pemadam kebakaran datang tak lama kemudian.
“Sekitar satu jam, api sudah bisa dikuasai petugas PMK,” kata dia.
Baca Juga: Sebut FPI Kebakaran Jenggot, Teddy PKPI: Jadi Ingat Cerita Kentut di Angkot
Nyawa selamat, tetapi harta benda seperti sepeda motor, sepeda angin, dan uang tunai hangus.
“Kerugian korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” kata dia. (beritajatim/isa/ted)
Tag
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus
-
Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan
-
Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan
-
Jemaah Haji dari Tuban Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang
-
Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan