Suara.com - Publik tengah dibuat terheran-heran oleh aksi nekat seorang pemuda duduk santai dan menggantung di ekor truk gandeng yang sedang berjalan.
Video rekaman tingkah tak lazim pemuda tersebut viral di media sosial usai dibagikan oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya pengelola Instagram @viralterkini99, Minggu (29/11/2020).
Berdasar informasi yang beredar, kejadian tersebut dijumpai di Jalur Pantura Sugihwaras, Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Dalam video tersebut, si perekam yang berada di dalam mobil tak jauh dari truk gandeng itu mendapati kejanggalan pada bagian rear guard atau bumper.
Pasalnya, dia melihat seorang pemuda yang duduk santai di sana seolah tak takut resiko berbahaya.
Saat kamera mengarah ke mukanya, pemuda itu langsung memalingkan pandangannya.
Kendati sudah berpegangan erat di badan truk gandeng, tetap saja ulah nekat pemuda itu dirasa bisa membuat celaka.
Video rekaman ulah pemuda yang menggantung di ekor truk gandeng sontak dibanjiri reaksi publik.
Banyak dari mereka tepuk jidat dan terheran-heran dengan motivasi pemuda yang sampai disebut punya 9 nyawa itu.
Baca Juga: Ustaz Abdul Aziz Bilang Nasi Tumpeng Ajaran Hindu, Kena Skakmat Kaesang
"Nyowo gawe dolanan [Nyawa dibuat mainan]," ujar @adystalania.
"Ngeri itu kalau asalpasnya gak rata, ada yang menggunung, lewat tengah truk kaki anak itu bisa patah seketika kena aspal," balas @nikikp.
"Padahal bisa tuh numpang di dekat sopirnya. Gue pernah," timpal @emsolihin_164.
"Lagi nge-prank malaikat," tandas @yunnniiekaaaaa.
Kekinian, video itu telah puluhan ribu kali ditayangkan. Lihat videonya DI SINI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI