Suara.com - Hitungan jam, masyarakat di Inggris mulai menerima penyuntikan vaksin Covid-19. Untuk menjaga poses distribusi dengan baik, pemerintah setempat menyiapkan ini buat pasien penerima vaksin.
Yup, kartu vaksinasi akan diberikan kepada pasien yang menerima suntikan. Ratusan ribu dosis tiba di Inggris pada Jumat (4/12/2020).
Mereka dibawa ke fasilitas pendingin spesialis dan kemudian dikirim ke 50 rumah sakit untuk meluncurkan program vaksinasi massal tahap pertama. Kartu NHS akan diberikan kepada pasien yang menerima suntikan.
Sebagaimana melansir laman Mirror, Senin (7/12/2020), meskipun tidak ada rencana resmi untuk apa yang disebut 'paspor kekebalan', beberapa negara meluncurkan kartu bukti vaksin. Vaksin Pfizer dan BioNTech adalah yang pertama dari kandidat yang disetujui untuk digunakan.
Staf dari Croydon Health Services menerima pengiriman di Rumah Sakit Universitas Croydon angkatan pertama. Perawat di Royal Free Hospital di London juga digambarkan mendemonstrasikan penyuntikan vaksin Covid-19, sebelum digunakan dalam beberapa hari.
terkuak juga hadirnya kartu untuk disimpan sebagai catatan vaksinasi mereka juga dirilis. Kartu yang dikeluarkan oleh NHS harus dibawa pengguna di dompet mereka.
Kartu berwarna biru memiliki ruang untuk tanggal dan nomor batch untuk dua tahapan yang akan didapat penerima vaksin Covid-19 Pfizer.
Catatan vaksinasi biasanya digunakan dalam perawatan kesehatan sebagai cara bagi petugas medis dan pasien untuk melacak vaksinasi, terutama yang membutuhkan booster di jalurnya.
Menteri Kesehatan Welsh Vaughan Gething awal pekan ini mengatakan orang akan menerima kartu "seukuran kartu kredit" setelah mereka menerima vaksinasi Covid-19. Dia mengatakan, kartu NHS Welsh akan bertindak sebagai pengingat untuk dosis kedua dan untuk jenis vaksin, dan juga akan memberikan informasi tentang bagaimana melaporkan efek samping.
Baca Juga: Tak Bisa Lakukan Vaksinasi Serempak, Jokowi Minta Prokes Tetap DIjalankan
Departemen Pertahanan Amerika Serikat juga merilis gambar pertama dari kartu catatan vaksinasi Covid-19 yang serupa minggu ini.
Departemen mengatakan, itu akan menjadi kartu 'pengingat' orang akan didorong untuk menyimpan di dompet mereka sebagai cara termudah melacak kapan vaksinasi mereka jatuh tempo.
Beberapa maskapai penerbangan telah secara terbuka melontarkan gagasan perjalanan bagi penumpang yang hanya dapat menunjukkan bukti vaksinasi.
Sebelumnya dalam pandemi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan untuk melarang 'paspor imunitas', yang memperingatkan potensi diskriminasi dan pemalsuan.
Mengingat permintaan jutaan dosis di seluruh dunia, WHO memperingatkan awal pekan ini kaum muda di usia remaja, 20-an dan 30-an bisa menunggu hingga 2022.
Para ilmuwan yang bekerja untuk memahami virus Covid-19 belum memastikan apakah kemungkinan orang dapat tertular lebih dari satu kali.
Berita Terkait
-
Vaksin Covid-19 Mendarat di Indonesia Malam Ini, Warganet Antusias
-
6 Vaksin Covid-19 yang Digunakan di Indonesia dan 4 Berita Kesehatan Lain
-
Ini Daftar 6 Vaksin Covid-19 yang Digunakan Pemerintah Indonesia
-
Resmi! Pemerintah Tetapkan 6 Vaksin Covid-19 yang Digunakan di Indonesia
-
Inggris Siap Luncurkan Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer Dalam Waktu Dekat
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!