Suara.com - Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) periode ini begitu berbeda. Pasalnya, harus dilakukan di tengah pandemi Covid-19.
Berbagai macam protokol kesehatan diterapkan agar masyarakat yang hendak menggunakan hak suaranya terhindar dari ancaman virus.
Salah satu hal penting yang harus dilakukan pencoblos adalah menerapkan 3M; Memakai Masker, Menjaga Jarak Aman, dan Mencuci Tangan.
Tapi masih saja, ada sejumlah warga yang tidak menerapkan protkol 3M tersebut.
Berikut adalah tingkah laku warga +62 atau Indonesia saat melakukan pencoblosan di tengah pandemi.
1. Mengenakan Masker Saat Masih Memakai Helm
Terlihat seorang laki-laki sedang duduk menunggu giliran pencoblosan sambail mengenakan helm.
Laki-laki itu tampak tidak menggunakan masker sesuai anjuran dari pihak TPS.
Lantas petugas TPS segera mengampirinya dan memberikan masker.
Tapi, bukannya melepaskan helmnya dahulu, laki-laki ini malah menempelkannya di kaca helmnya. Sontak, ulahnya itu pun mengundang tawa sang perekam video.
Baca Juga: Sirekap KPU Pilkada Medan 29%: Akhyar-Salman 47,1%, Bobby-Aulia 52,9%
Petugas TPS yang sadar menolong dirinya memasang masker. Alih-alih terbantu, laki-laki tersebut malah langsung berdiri karena namanya sudah dipanggil untuk mencoblos.
Sambil berjalan ke arah bilik, laki-laki itu masih kesusahan memasang masker di helmnya. Dia pun hanya menempelkan masker itu ke kaca muka helm.
Rekaman video itu diunggah oleh akun Twitter @jowoshitpost dan sudah ditonton lebih dari sembilan ribu tayangan.
2. Pakai Kantong Plastik sebagai Masker
Rekaman video diakun Twitter @yourrrcrushhhh tampilkan seorang kakek menggunakan kantong plastik sebagai masker.
Tampak seluruh kepala kakek itu tertutup kantong plastik hitam, hanya menyisakan dua bolongan bagian mata agar dirinya bisa melihat.
Kelakuan aneh kakek tersebut dikarenakan dirinya tidak memiliki masker untuk datang ke TPS.
Berita Terkait
-
Sirekap KPU Pilkada Medan 29%: Akhyar-Salman 47,1%, Bobby-Aulia 52,9%
-
Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh Teks Eksposisi
-
Istrinya Melahirkan, Kim Kurniawan Resmi Jadi Ayah
-
Petugas KPPS Positif Covid Datang ke TPS, Bawaslu: Terjadi di 1.172 Tempat
-
Wargi Jabar, Kalian Diajak Kades Cantik Angely Emitasari Ikut Bintang Suara
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga