Suara.com - Klaim yang menyebut eks Menteri Sosial Juliari P Batubara menjadi menteri terbaik versi lembaga survei Charta Politika, beredar di media sosial.
Hal tersebut dibagikan oleh akun Facebook Suara Muslim pada Minggu (6/12/2020) pukul 20.57 WIB, dengan melampirkan tautan berita dari laman daring Ngelmu.co.
Hingga artikel ini diterbitkan, Sabtu (12/12/2020), unggahan tersebut disukai 17 warganet, terdapat 4 komentar, serta sekali dibagikan ulang.
Klaim itu didasarkan atas artikel berita Ngelmu.co, yang menyatakan Kementerian Sosial menjadi juara dari survei terkait kinerja para menteri Kabinet Indonesia Maju oleh Charta Politika pada 6-12 Juli 2020.
Berikut narasi yang dibagikan:
"Namun, sang Menteri terbaik versi Charta Politika itu, kini tersandung kasus korupsi.
Ia resmi menjadi tersangka oleh KPK atas dugaan suap dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) Covid-19 yang notabenenya merupakan dana penanggulangan bencana".
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, klaim yang menyatakan Juliari Batubara menteri terbaik versi Charta Politika tidak sepenuhnya benar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Mahasiswa UIR Demo Menuntut Presiden Jokowi Lengser?
Rilis resmi Charta Politika pada 22 Juli 2020 tidak memuat hasil survei yang menyatakan bahwa Juliari Batubara menteri terbaik.
Rilis Survei Nasional “Trend 3 Bulan Kondisi Politik, Ekonomi dan Hukum Pada Masa Pandemi Covid-19” yang diterbitkan Charta Politika pada 22 Juli 2020, memang memuat daftar urutan menteri berkinerja terbaik (terbuka).
Berdasarkan survei tersebut, posisi pertama menteri berkinerja terbaik diduduki oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Posisi kedua diisi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sedangkan Menteri Sosial, Juliari Batubara berada pada posisi ketujuh.
KESIMPULAN
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebut "menteri terbaik versi Charta Politika (Juliari Batubara) itu tersandung korupsi" tidak seluruhnya benar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!