Suara.com - Beredar di media sosial, sebuah video unjuk rasa mahasiswa dengan narasi yang mengklaim demo saat itu menuntut Presiden Jokowi lengser dari jabatannya.
Klaim tersebut dibagikan oleh pemilik akun Facebook Ela Nailas pada 18 September 2019.
Dalam video itu, terlihat rombongan mahasiswa dengan almamater bewarna biru memadati sebuah ruangan.
Berikut narasi yang ditulis Ela Nailas:
"MAHASISWA MENGAMBIL ALIH RUANG PARIPURNA DPRD RIAU DAN MENGGELAR SIDANG RAKYAT MENUNTUT JOKOWI LENGSER DARI JABATANNYA. HALLO....MAHASISWA BEM JAKARTA DAN JAWA APA KABAR ???".
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Suara.com, klaim atas video yang menyebut mahasiswa di Riau melakukan demo menuntut lengsernya Presiden Jokowi tersebut salah.
Faktanya, demo mahasiswa Riau tersebut bertujuan untuk menuntut agar kasus kabut asap segera diselesaikan.
Baca Juga: Cek Fakta: Mensos Juliari Danai Kampanye Paslon Pilkada Surabaya, Benarkah?
Jika diperhatikan, video yang diunggah oleh akun Facebook tersebut memiliki watermark milik Bima Ady Putra. Penelusuran selanjutnya dilakukan dengan cara mengunjungi Kanal YouTube tersebut.
Setelah dilakukan penelusuran, pemilik kanal YouTube itu ternyata juga mencantumkan tags "Demo Lengserkan Jokowi". Video tersebut diunggah dengan judul "RIBUAN MAHASISWA UIR DEMO KE KANTOR DPRD SAMPAI MASUK KE DALAM KANTOR DPRD | DEMO 16 SEPTEMBER 2019". Video itu sudah ditonton 8.151 kali, disukai 178 akun, dan mendapat 83 komentar.
Penelusuran fakta berikutnya dilakukan dari mesin pencarian Google dengan kata kunci kata kunci "Demo UIR Riau". Ternyata banyak artikel yang memberitakan tema demo di Riau. Kemudian penelusuran dipersempit, ditambahkan keterangan waktu menjadi "Demo UIR Riau 16 September 2019", maka muncul berita yang sama, tentang demo di Riau.
Menyadur Riaupos.jawapos.com, Mahasiswa di Riau memang mengadakan demo dan menduduki Ruang Paripurna Gedung DPRD Riau pada Senin (16/09/2019).
Akan tetapi, tujuan mereka bukan menuntut Presiden Jokowi untuk lengser, melainkan menuntut agar kasus kabut asap diselesaikan.
Tuntutan mereka adalah jangan biarkan korporasi seenaknya, membakar lahan dan menyebabkan masyarakat Riau menderita. DPRD harus menjadi wakil masyarakat Riau untuk menyuarakan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement