Suara.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia atau MUI Pusat, Asrorun Niam Sholeh mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu kelengkapan dokumen dari produsen vaksin Sinovac sebagai syarat untuk mengeluarkan sertifikasi halal.
"MUI konsen memberikan prioritas pembahasan terkait dengan aspek kehalalan. Tetapi kalau terkait dengan kapannya, ini tergantung pemenuhan dokumen yang dari Sinovac juga menunggu dari pihak pemasoknya," kata Asrorun dalam diskusi empat pilar MPR bertema Menanti Sertifikasi Halal Vaksin Covid-19, Selasa (15/12/2020).
Selain itu, kata Asrorun, MUI juga menunggu Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM yang kekinan tengah melalukan uji klinis fase III terhadap vaksin Sinovac. Pada Senin (14/12) kemarin, auditor bersama Komisi Fatwa MUI telah melakukan kajian atas hasil auditing vaksin Sinovac.
"Dari hasil telaah ada dokumen khususnya terkait dengan tahapan penumbuhan vero cell dan penumbuhan virus. Kemudian masih membutuhkan beberapa dokumen yang diharapkan ada pemenuhan dari Sinovac. Dan Sinovac berkomitmen untuk memenuhi itu," tutur Asrorun.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas
-
Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei
-
Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump
-
Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres