Suara.com - Kapal induk China, Shandong, pada Minggu (20/12) melintasi Selat Taiwan. Menurut keterangan juru bicara Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China, hal ini untuk melakukan latihan di perairan-perairan yang relevan (relevant water) di Laut China Selatan,
"Latihan formasi kapal induk lintas regional itu merupakan pengaturan yang normal sesuai dengan rencana tahunan", ujar Juru Bicara Liu Wensheng, dilansir laman Xinhua, Selasa (22/12/2020).
Menurutnya, misi-misi serupa akan terus dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan latihan di masa depan.
"Dalam setahun terakhir sejak penugasannya, kapal induk buatan dalam negeri China tersebut berhasil menyelesaikan berbagai tugas, termasuk melakukan pendaratan dan lepas landas pesawat berbasis kapal induk, penggunaan senjata nyata, dan pengujian sistem tempur," papar Liu.
Dia mengemukakan bahwa kemampuan tempur gugus tugas itu semakin meningkat dalam sejumlah uji coba dan latihan.
Berita Terkait
-
Aktivitas AS di Selat Taiwan Meningkat, China Kirim Kapal Perusak Mutakhir
-
Kapal Perang AS Lintasi Selat Taiwan, Jubir: Kami Beroperasi Sesuai Aturan
-
Chen Wei, Wonder Woman China yang Temukan Vaksin Virus Corona
-
Pegawai Huawei Terlibat dalam Riset Militer China
-
Rudal Baru Militer China Picu Rumor soal UFO
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar