Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Ahmad Riza Patria mengaku tak memusingkan soal kondisi Gubernur Anies Baswedan yang masih diisolasi sampai sekarang. Sebab masa karantina yang lebih lama dari waktu normal 14 hari, kata dia merupakan hal yang biasa.
Riza mengatakan berdasarkan keterangan ahli kesehatan, virus corona saat ini begitu mudah menulari orang. Namun, ketika tertular tidak ada gejala tapi malah lama pulihnya.
"Saya dengar belakangan ini orang lebih mudah terpapar sekalipun ringan tapi waktu kembali negatif lebih lama," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (22/12/2020).
Anies sendiri sudah diisolasi sejak 1 Desember lalu. Artinya sudah 22 hari Anies menjalani isolasi mandiri.
Menurut Riza kasus pasien Covid-19 tanpa gejala yang sembuh lebih dari 14 hari sudah banyak terjadi. Bahkan, ia sendiri mengaku mengalaminya saat terpapar dulu.
"Ya kaya gini banyak. Saya saja lebih dari 14 hari, jadi OTG itu macam-macam," tuturnya.
Selain itu, Riza meyakini Anies tidak terbebani dengan Covid-19 hingga membuatnya stres. Sebab, Anies dinilainya sebagai sosok yang tenang dalam memimpin.
"Enggak ada masa Gubernur stres. Masa hadapin begini aja stres. Pak Anies biasa hadipin banyak masala," pungkasnya.
Baca Juga: Bantah Anies Stres saat Isolasi, Wagub DKI: Dia Sudah Biasa Hadapi Masalah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar
-
Noel Minta Petinggi KPK Hadir di Sidang: Ada Apa dengan Ida Fauziyah?
-
Ketika Prabowo Puji Jajaran Menterinya sebagai Putra-Putri Terbaik Bangsa
-
Surati UNICEF, Ketua BEM UGM Diteror Nomor Asing hingga Ancaman Penculikan
-
Ribka Tjiptaning: BPJS Itu Tanggung Jawab Negara, Bukan Perusahaan Pemburu Untung
-
Kejagung Ungkap Alasan Pencopotan Empat Kajari: Tak Profesional dan Konflik Kepentingan
-
Wapres Gibran Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset untuk Miskinkan Koruptor
-
Aksi Guru Madrasah di DPR: Soal PPPK, Tunjangan, dan Ketimpangan Sistem