Suara.com - Anggota Komisi X DPR Andreas Hugo Pareira berharap Sandiaga Uno dapat melalukan inovasi untuk bidang pariwisata, sehingga sektor ekonomi bidang tersebut dapat kembali bergerak. Hal ini menyusul dilantiknya Sandiaga sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Pasalnya, kata Andreas, pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu bidang yang paling terkena dampak pandemi ini. Ia berujar karena multiplier efek yang tinggi untuk bidang tenaga kerja yang bersumber dari mobilitas manusia, maka sangat terasa dampak yang ditimbulkan pandemi serta mebijakan yang mengiringinya terkait pembatasan mobilitas masyarakat.
"Seorang Sandiaga Uno tentu diharapkan mampu berinovasi dan menggunakan nalar kreasinya untuk menciptakan ruang-ruanh aktivitas di bidang Parekraf ini," tutur Andreas kepada wartawan, Kamis (24/12/2020).
"Sehingga paling tidak minimal para pelaku Parekraf mampu bertahan dalam situasi pandemi ini, untuk kemudian bangkit kembali dan melakukam percepatan pertumbuhan Parekraf ketika pandemi ini berkakhir," Andreas menambahkan.
Andreas memandang keputusan Presiden Jokowi yang mempercayakan Kementerian Parekraf dipimpin Sandiaga harus dibuktikan dengan kerja nyata. Jangan sampai masuknya Sandiaga di dalam Kabinet Indonesia Maju sekadar pilihan politik semata.
"Kehadiran Sandiuno harus menjadi faktor percepatan bagi pemerintahan Jokowi dibidang Parekraf. Bukan hanya sekadar simbolik politik merangkul lawan tanding setelah akhir kompetisi," kata Andreas.
Berita Terkait
-
Jabat Menteri Sosial, Risma Dinilai Langgar UU
-
Videografis: 5 Instruksi Presiden Jokowi Terkait Vaksinasi Covid-19
-
Baru Jadi Menteri, Tri Rismaharini Disebut Langgar Undang-Undang
-
Terungkap Alasan Susi Pudjiastuti Blokir Akun Twitter Sandiaga Uno
-
Diganti Risma Gegara Korupsi Bansos, Juliari: Presiden Gak Salah Pilih
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT