Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan hujan ringan membayangi sejumlah wilayah Ibu Kota Jakarta pada Jumat (1/1/2020) hari pertama di tahun 2021.
Dikutip dari laman bmkg.go.id pukul 02.51 WIB, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini akan adanya potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah DKI Jakarta.
"Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jaksel, Jakbar dan Jaktim antara siang dan menjelang malam," kata peringatan dini BMKG.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG melalui situs resminya, cuaca wilayah DKI Jakarta Jumat pagi, diwarnai hujan ringan di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Sedangkan wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, berstatus berawan.
Memasuki siang harinya, hujan ringan masih diperkirakan terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat. Untuk wilayah Jakarta Selatan, terjadi hujan lebat, dan hujan sedang di Jakarta Timur.
Wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, siang harinya cerah berawan.
Hingga malam harinya, cuaca cerah berawan terjadi di seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta.
Cuaca kembali berubah pada dini harinya, Kepulauan Seribu diperkirakan hujan sedang, Jakarta Utara dan Jakarta Barat berubah jadi berawan.
Baca Juga: Hujan Warnai Hari Pertama 2021 di Jakarta
Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang sejak pagi hujan, dini hari berubah cerah berawan.
Secara keseluruhan, pada hari Jumat ini, rentang suhu udara Jakarta berkisar 23-32 derajat Celsius, dengan rincian, Jakarta Barat (23-32 derajat), Jakarta Pusat (24-32 derajat), Jakarta Selatan dan Jakarta Timur (23-32 derajat), Jakarta Utara (24-32 derajat) dan Kepulauan Seribu (26-31 derajat).
Adapun kelembapan udara akan berkisar sekitar 80 hingga 100 persen, dengan rincian wilayah Jakarta Barat berkisar 85-95 persen, Jakart Pusat 80-95 persen, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur 80-100 persen, Jakarta Utara 80-95 persen dan Kepulauan Seribu 85-90 perseb.
Pada libur tahun baru 2021, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau warganya untuk tetap berada di rumah saja, tidak melakukan perjalanan mudik ataupun berwisata, dikarenakan masih tingginya angka kasus positif COVID-19. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi