Suara.com - Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery enggan menilai satu per satu nama-nama yang masuk ke dalam bursa calon Kapolri. Hanya saja ia berharap pengganti Jenderal Pol Idham Azis bisa mempersatukan internal Polri.
Herman mengatakan bahwa masing-masing para calon Kapolri memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Menurutnya tidak etis apabila membicarakan keunggulan dan kelemahan dari calon Kapolri.
"Saya kira nama-nama yang disebutkan para jenderal bintang tiga tentu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing," kata Herman di Kompleks Parlemen, Selasa (12/1/2021).
Meski demikian, Herman tetap memiliki harapan bagi calon Kapolri ke depannya. Ia menginginkan calon Kapolri yang terpilih bisa menyatukan hubungan junior dan senior di lingkungan Polri.
Selain itu, Herman tidak ingin apabila calon Kapolri yang telah direkomendasikan itu merupakan 'titipan'.
"Kemudian, tentu tidak ada lagi orangnya siapa, orangnya siapa, orangnya siapa, kelompoknya siapa, saya kira masyarakat dan media pasti dengar kaya begitu, ini masuk satgas mana, ini orangnya siapa," ujarnya.
"Ini bukan orangnya siapa, kami berharap ke depan figur Kapolri betul-betul menjadi seorang pemimpin yang negarawan, bisa membawa institusi ini promoter yang sebenarnya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
-
Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!
-
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah
-
Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan
-
Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan
-
Sudah 26 Tahun Tak Berubah, Mendagri Beri Lampu Hijau Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah
-
Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan