Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 kepada warga. Namun perlu diketahui, orang yang sudah divaksinasi masih berpotensi terinfeksi Covid-19.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, efikasi atau tingkat kesuksesan menangkal virus dari vaksin Sinovac hanyalah 65 persen.
Karena itu ia mengimbau kepada warga yang sudah divaksin agar tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
"Kita tahu vaksin ada efikasi. Ketika efikasi 65 persen, maka 65 persen akan dapat imunitas. Tapi ada 35 persen berpotensi tetap terpapar," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (15/1/2021).
Efikasi Sinovac sendiri memang lebih rendah dibandingkan merk lain. Misalnya seperti vaksin Pfizer yang kesuksesannya mencapai 95 persen. Lalu Moderna 94,1 persen, dan Sinopharm 79,34 persen.
Karena itu, dengan Sinovac ini, maka bisa saja virus corona masih tetap bisa menular.
"Yang divaksin serta terpapar bisa mendapatkan gejala ringan dan berpotensi memaparkan yang lain," ujarnya.
Kepada para penerima vaksin, Anies meminta agar protokol kesehatan tetap dijalankan. Begitu juga dengan mereka yang belum disuntik harus tetap waspada.
"Penting bagi semuanya untuk tetap jaga protokol kesehatan, yang dipikirkan bukan saja bagaimana enggak terpapar. Tapi, bagaimana enggak memaparkan ke orang lain," tuturnya.
Baca Juga: Muncul Efek Samping usai Vaksinasi, Warga Jakarta Bisa Datangi 21 RS Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi