Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah berduka. Salah satu pegawainya bernama Ferial Surya Wicaksono dinyatakan meninggal dunia akibat terpapar virus Covid-19.
Almarhum Surya meninggal di usia 34 tahun. Ia bertugas di bagian Admin Direktorat Penyidikan KPK.
"Telah meninggal dunia almarhum Ferial Surya Wicaksono usia 34 tahun. Admin Direktorat Penyidikan KPK pagi ini Kamis, 28 Januari 2021, Pukul 06.48 WIB," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Kamis (28/1/2021).
Ali menyebut almarhum Surya sebelumnya telah berjuang melawan virus itu, setelah dilakukan perawatan intensif di rumah sakit. Namun akhirnya ia menghembuskan nafas terakhirnya Kamis pagi tadi.
"Informasi yang kami terima, almarhum sebelumnya berjuang di ICU karena Covid-19," ucap Ali.
Ali pun berharap almarhum Surya diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan YME.
"Mohon doa semuanya semoga almarhum husnul khotimah, amin," imbuh Ali.
Sebelumnya, satu penyidik KPK bernama Pandu Hendea Sasmita juga meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19. Meski sempat dinyatakan sembuh, namun nyawanya tak tertolong.
Hingga saat ini, untuk di lingkungan KPK sudah ada 14 tahanan KPK dinyatakan positif Covid-19.
Baca Juga: Ferial Surya Wicaksono, Pegawai KPK Meninggal Positif COVID-19
Mereka pun kini tengah dibantarkan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Jakarta, untuk menjalani perawatan intensif dan isolasi mandiri.
Tag
Berita Terkait
-
Ferial Surya Wicaksono, Pegawai KPK Meninggal Positif COVID-19
-
Innalillahi, Seorang Pegawai KPK Meninggal Terpapar COVID-19
-
Sempat Dirawat, Pegawai KPK Ferial Surya Wicaksono Meninggal karena Covid
-
Tim KPK Kaget, Lihat Pengelolaan Aset di Kota Makassar Buruk
-
Istri Edhy Prabowo Diduga Terima Duit Suap Izin Benih Lobster
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, GEF-SGP Indonesia Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati