Suara.com - Menantu Donald Trump, Jared Kushner dinominasikan sebagai penerima Nobel Perdamaian bersama wakilnya saat menjadi penasihat senior Gedung Putih, Avi Berkowitz.
Menyadur Tha Guardian Senin (01/02), Kushner diyakini cocok menerima hadiah itu atas perannya dalam negosiasi kesepakatan normalisasi Israel dengan negara-negara Arab atau yang dikenal sebagai 'Abraham Accords'.
Jared Kushner dan Avi Berkowitz adalah tokoh kunci dalam perundingan kesepakatan antara Israel dan Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko.
Dua orang kepercayaan Donald Trump itu dinominasikan oleh pengacara Amerika Alan Dershowitz, yang memenuhi syarat untuk melakukannya dalam kapasitasnya sebagai profesor emeritus di Harvard Law School.
Dershowitz membela Trump dalam sidang pemakzulan pertamanya tahun lalu dan mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa Senat harus menolak artikel pemakzulan terhadap Trump, karena sudah tak lagi menjabat.
Abraham Accords diumumkan antara pertengahan Agustus dan pertengahan Desember dan merupakan terobosan diplomatik paling signifikan di Timur Tengah dalam 25 tahun saat kawasan itu bersiap untuk konfrontasi dengan Iran.
Jared Kushner mengatakan dirinya tersanjung karena dinominasikan untuk Nobel Perdamaian, yang akan diberikan pada bulan Oktober.
Nama suami Ivanka Trump itu masuk dalam daftar nominasi bersama Greta Thunberg dan Alexei Navalny. Di mana didukung oleh anggota parlemen Norwegia yang memiliki rekam jejak dalam memilih pemenang.
Baca Juga: Tak Boleh Pakai Toilet Ivanka Trump, Secret Service Terpaksa Sewa Apartemen
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel