Suara.com - Nobel Perdamaian 2020 dimenangkan oleh Program Pangan Dunia atau World Food Programme (WFP) karena upaya-upaya lembaga tersebut untuk memerangi kelaparan di dunia, demikian diumumkan oleh Komite Nobel Norwegia, Jumat (9/10/2020).
WFP, demikian diumumkan Komite Nobel di Oslo, Norwegia, telah berperan sebagai salah satu kekuatan utama untuk mencegah penggunaan kelaparan sebagai senjata dalam perang serta konflik.
Menerima penghargaan itu, WFP yang berada di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga. Organisasi itu memperkirakan bahwa pihaknya membantu sekitar 97 juta jiwa per tahun di 88 negara.
"Penghargaan ini semoga bisa mengalihkan pandangan dunia ke jutaan orang yang menderita atau terancam kelaparan. WFP memainkan peran kunci dalam kerjasama multilateral yang menjadikan keamanan pangan sebagai instrumen perdamaian," kata Berit Reiss-Andersen, Ketua Komite Nobel Norwegia.
Pada tahun ini, ada 211 orang dan 107 yang dinominasikan untuk menerima Nobel Perdamaian. Sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan aktivis lingkungan Greta Thunberg disebut sebagai kandidat kuat pemenang Nobel Perdamaian 2020. [BBC]
Berita Terkait
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi
-
Berkontribusi bagi Keamanan dan Kesejahteraan, BPJS Kesehatan Masuk Nominasi Nobel Perdamaian
-
Nobel Perdamaian Dikasih ke Pendukung Genosida? 5 Dosa Pemenang Nobel 2025 yang Bikin Geger
-
Nobel Perdamaian 2025 Penuh Duri: Jejak Digital Pro-Israel Penerima Penghargaan Jadi Bumerang
-
Netanyahu Nominasikan Trump untuk Nobel Perdamaian! Apa Alasannya?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali