News / Nasional
Selasa, 02 Februari 2021 | 12:43 WIB
Ilustrasi --vaksinasi Covid-19 Sinovac [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - PT Bio Farma (Persero) telah memproses 15 juta bahan baku atau bulk vaksin Covid-19 produksi Sinovac. 15 juta bulk vaksin ini diproses sejak 14 Januari lalu.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari PT Bio Farma, Bambang Heriyanto menerangkan vaksin dalam bentuk bulk itu merupakan bagian dari kedatangan vaksin tahap ketiga sebanyak 15 juta pada 12 Januari lalu.

"Untuk bahan baku tahap gelombang pertama atau tahap ketiga sebanyak 15 juta dosis sudah mulai diproses Bio Farma sejak 14 Januari dengan target produksi 13 juta batch atau 13 juta dosis," kata Bambang dalam konferensi pers, Selasa (2/2/2021).

Menurut Bambang, diperkirakan proses produksi vaksin akan selesai pada 11 Februari mendatang. Nantinya, vaksin tersebut diperuntukkan para pelaku pelayanan publik seperti TNI-Polri, dan sebagainya.

"Vaksin yang sudah jadi akan dialokasikan petugas publik dan tenaga layanan publik termasuk TNI-Polri mulai akhir Februari 2021," ucap dia.

Sebelumnya, Bio Farma kembali menerima bahan baku atau bulk vaksin covid-19 asal Sinovac, China. Pada tahap 4 ini, Bio Farma menerima 11 juta vaksin Sinovac dalam bentuk bulk.

Vaksin tersebut, terdiri dari 10 juta vaksin dalam bentuk bulk dan 1 juta vaksin sebagai overfill yang mana untuk antisipasi produksi di Bio Farma.

Bambang mengatakan, kedatangan vaksin bulk ini akan segera diproses oleh perseroan. Rencananya, pemrosesan vaksin itu dilakukan pada pertengahan Februari.

"Untuk kedatangan hari ini mulai diproses pada 13 Februari dan diharapkan 20 Maret 2021," kata Bambang.

Baca Juga: Bio Farma Bakal Proses 11 Juta Vaksin Sinovac Pada 13 Februari

Load More