Suara.com - Mobil Dinas Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, Jumiral diduga menjadi sasaran pengrusakan. Peristiwa tersebut terjadi di depan kantor Bawaslu Sungai Penuh pada Jumat (12/2/2021) siang.
Dilansir dari Metrojambi.com (jaringan Suara.com), berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut baru diketahui saat Jumiral akan pergi melaksanakan salat Jumat. Saat itu, Jumiral mendapati kaca belakang mobilnya retak.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan, kejadian tersebut saat ini tengah diselidiki oleh Polres Kerinci.
Menurut dia, anggota Polres Kerinci telah melakukan pengecekan di bengkel las, tempat mobil yang melintas di lokasi kejadian dengan hasil diketemukan tiba butir gotri yang sama dengan lokasi kejadian.
“Dalam pengecekan lokasi kejadian, terdapat gotri yang biasanya digunakan pihak bengkel sebagai roda rel dalam pembuatan pagar besi,” ujar Mulia, Sabtu (13/2/2021).
Terkait kejadian ini, Mulia meminta kepada masyarakat dan semua pihak untuk tidak cepat percaya akan kabar berita yang beredar serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
“Kami imbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan kabar berita sebelum cek dan ricek dari sumber yang dapat dipercaya,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengrusakan Sebuah Rumah di Gilingan
-
Perawatan Situs Candi Koto Mahligai
-
Kasus Corona Melonjak, Kota Sungai Penuh Ditetapkan Zona Merah
-
Bawaslu Minta DPR Pikirkan Beban Penyelenggara Soal Dampak Tolak RUU Pemilu
-
Ribut Status FB Soal Covid-19, Istri Camat di Jambi Dipolisikan Tetangga
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?