Suara.com - GUbernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sebuah pernyataan yang menyebut bahwa banjir di Jakarta susut 99% dalam waktu sehari. Hal itu lantas ditanggapi dengan antusias oleh Tengku zul.
Dalam sebuah cuitan yang diunggah Senin (22/2/2021) Tengku Zul menyebut peristiwa susutnya banjir sebanyak 99% hanya dalam waktu sehari belum pernah terjadi sejak Indonesia merdeka.
Tengku Zul mengucap syukur atas klaim yang disampaikan Anies. Ia menyebutnya sebagai kejadian yang baru pertama terjadi setelah 75 tahun Indonesia merdeka.
"Alhamdulillah banjir surut dalam satu hari saja 99%. Hari ini malah sudah 100% surut. Belum pernah terjadi selama 75 tahun Indonesia merdeka. Alhamdulillah," tulis Tengku Zul dalam cuitannya.
Menanggapi cuitan Tengku Zul, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka turut mengapresiasi keberhasilan Anies menangani banjir di DKI Jakarta.
Beberapa dari mereka juga besaksi melihat beberapa lokasi di DKI Jakarta yang sudah terbebas dari genangan banjir.
"Kemarin saya jalan-jalan dari Depok, tol Jagorawi, tol Gatot Subroto, Semanggi, Sudirman, Karet Tengsin, Benhil aman ustaz clear jangankan banjir genangan juga ngak ada," tulis warganet dengan akun @suda***.
"Daerah saya yang biasanya banjir paling parah... alhamdulillah sekarang nggak banjir lagi," tulis warganet dengan akun @Rahman6848****.
"Alhamdulillah pak kemaren aja langsung surut gak pake lama, fast respons pak Anies dan kawan-kawan," tulis warganet lain dengan akun @abidi****.
Baca Juga: Bogor Dituduh Penyebab Banjir Jakarta, Bima Arya Kirim Surat ke Anies
"Meskipun masih banyak yang kebanjiran untuk menynangkan hati bos kita bilang Jakarta 100% bebas banjir," tulis warganet dengan akun @JatimBertas***.
Sebelumnya, Tengku Zul juga menuliskan beberapa cuitan yang menunjukkan keberpihakannya pada Anies Baswedan. Tegku Zul menanggapi pernyataan Pramono Anung yang menyebut banjir di Jakarta tak biasa dan belum pernah terjadi 15-20 tahun terakhir.
Tag
Berita Terkait
-
SAR Mataram Terjunkan Tim Bantu Penanganan Banjir di Jakarta
-
Warga Salahkan Air Soal Banjir, Susi Pudjiastuti: Ke Laut Saja!
-
Bogor Dituduh Penyebab Banjir Jakarta, Bima Arya Kirim Surat ke Anies
-
Tengku Zul Akui Rumahnya Tak Banjir: Tak Seperti saat Jokowi-Ahok Berkuasa
-
Pakai APD Lengkap, Wanita Emas Bagi-bagi Uang Tunai untuk Korban Banjir
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM