Suara.com - Emosi Yosef meletup dalam sidang lanjutan kasus penyerangan dan pembunuhan atas terdakwa John Kei dan sejumlah anak buahnya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (3/3/2022). Yosef merupakan satu dari empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penunut Umum (JPU) dalam sidang kali ini.
Emosi Yosef berubah menjadi ancaman berupa santet yang dilayangkan kepada John Kei Cs yang hadir dalam secara virtual dari Rutan Polda Metro Jaya. Alasannya, John Kei Cs tertawa-tawa saat Yosef tengah memberikan kesaksian kepada majelis hakim.
Yosef bahkan sampai berbalik badan dan menuju layar monitor. Dia menunjuk John Kei dan para anak buahnya dan mengancam akan melakukan santet.
"Saya akan santet kalian semua," ujar Yosef.
Melihat peristiwa itu, hakim ketua Yulisar langsung berusaha menenangkan Yosef. Dia meminta agar Yosef tetap fokus memberikan keterangan dalam persidangan.
"Sudah, jangan perhatikan sekitar. Fokus ke sini saja," singkat hakim Yulisar.
Keterangan Yosef
Yosef merupakan keponakan dari Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, korban penyerangan sekaligus eks anak buah John Kei. Yosef mengaku sempat mendapat perintah dari John Kei untuk menghabisi nyawa Nus Kei.
Yosef menyebut jika ia dihubungi oleh John Kei dan diminta untuk menghadap. Tak hanya itu, sempat digelar sebuah rapat dalam usaha menghabisi nyawa Nus Kei pada Maret 2020.
Baca Juga: Saksi Ini Ngaku Dapat Perintah dari John Kei untuk Bunuh Nus Kei
"Pertama-tama merencanakan terhadap pembunuhan om saya, Nus Kei," kata Yosef menjawab pertanyaan hakim ketua Yulisar yang bertanya perihal rapat.
Yosef melanjutkan, perintah untuk membunuh Nus Kei keluar langsung dari mulut John Kei. Dengan berat hati, Yosef mengaku mengatakan kata 'siap' dihadapan John Kei.ll
"'Apakah kamu siap bunuh? Berani membunuh Nus Kei? Dengan berat hati saya katakan siap," papar Yosef.
Hakim ketua Yulisar pun memastikan apakah benar sosok John Kei memberi perintah untuk melakukan pembunuhan. Yosef tanpa ragu membenarkan hal tersebut
"Saudara menerima perintah dari John Kei untuk membunuh Nus Kei?," tanya hakim Yulisar.
"Iya," kata Yosef.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat