Suara.com - Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Marullah Matali, mengatakan penanganan pandemi Covid-19 menunjukan tren positif. Saat ini di ibu kota hanya tersisa enam RT masih menjadi zona merah atau wilayah rawan penularan virus corona.
Hal ini dikatakan Marullah saat menyampaikan rekapitulasi hasil pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) melalui akun YouTube resmi Pemprov DKI Jakarta. Ia menyebut keenam zona merah itu seluruhnya berada di Jakarta Selatan.
"Ada 6 RT zona merah. seluruh RT zona merah ada di Jakarta Selatan," ujar Marullah, Senin (8/2/2021).
Tak hanya itu, dari sekitar lebih dari 30 ribu RT, 25.406 RT sudah tergolong menjadi zona hijau. 5.071 RT lainnya termasuk zona kuning dan oranye.
"Zona kuning ada 5.032, zona orange ada 39," jelasnya.
Dari total keseluruhan wilayah di Jakarta, Marullah menyebut zona hijau sudah mencakup 80 persennya.
"Zona kuning 16,51 persen, zona oranye 0,13 persen, zona merah 0,02 persen," tuturnya.
Selain itu berdasarkan parameter PPKM di tingkat Kabupaten dan Kota, kasus aktif hanya berada di angka 3,7 persen saja.
"Kemudian kesembuhannya 95,08 persen, kematiannya 1,69 persen," pungkasnya.
Baca Juga: Wagub DKI: Alhamdulillah Jakarta Sudah Keluar dari Zona Merah
Berita Terkait
-
Hari Ini PPKM Mikro COVID-19 Berakhir di Jakarta, Apakah akan Diperpanjang?
-
Kalasan Keluar Zona Merah, Kapanewon Waspadai Kluster Keluarga
-
Polda Klaim Depok Bebas dari Zona Merah Covid-19 Berkat Kampung Tangguh
-
Wagub DKI: Alhamdulillah Jakarta Sudah Keluar dari Zona Merah
-
Kasihan Berubah Jadi Zona Merah, Klaster Keluarga Diduga Jadi Penyebabnya
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M