Suara.com - Sebanyak 300 orang di dunia telah meninggal dunia akibat kebiasaan swafoto di tempat-tempat berbahaya, paling banyak di India.
Menurut laporan The Sun, Kamis (11/3/2021) swafoto atau yang lebih dikenal selfie, kini telah merenggut nyawa 330 orang di seluruh dunia.
Tiga negara paling menonjol sebagai negara yang paling banyak mengalami kematian akibat selfie adalah India dengan 176 kasus, Amerika Serikat dengan 26, dan Rusia dengan 19.
Mengenai lokasi, yang paling umum terjadinya insiden kematian atau mengalami cidera akibat selfie adalah jalur kereta api.
Sebanyak 62 orang tewas dan terluka di jalur kereta, 38 di tebing dan 24 di sungai, data yang dikumpulkan oleh inkifi.com menggunakan laporan media dari seluruh dunia.
Awal tahun ini seorang gadis di India yang sedang mengambil foto selfie tenggelam ketika dia secara tidak sengaja dihempaskan ke sungai.
Nirupama Prajapati sedang berdiri di atas beberapa batu besar ketika seorang pria, yang juga memotret, mundur selangkah dan tersandung - menyebabkannya secara tidak sengaja jatuh ke air.
Pada 2017, delapan pria berusia 21 dan 28 meninggal ketika mereka pergi ke satu sisi perahu untuk berfoto selfie dan tenggelam ketika posisi mereka membuat kapal terbalik.
India juga mencatat 48 orang terluka ketika mereka mengambil foto narsis saat terjadi kebakaran toko roti di Chennai.
Baca Juga: Terlalu Cintai Suami yang Berselingkuh, Wanita Ini Bunuh Diri di Jembatan
Tepi tebing adalah tempat alami untuk berfoto selfie tetapi sayangnya juga merupakan tempat kematian.
Pada akhir tahun lalu, Guilherme Chiapetti, 22 tahun, mengalami patah tulang dan cedera otak traumatis setelah kepalanya terbentur di Cachoeira da Onça, saat melakukan selfie di sebuah tempat wisata di Brasil.
Pada Januari 2020, Madalyn Davis (21) terjun dari ketinggian 100 kaki saat mengambil foto matahari terbit di Diamond Bay dekat Sydney, Australia.
Dua orang Inggris tewas setelah jatuh setinggi 30 kaki saat mereka mencoba mengambil foto selfie di Costa Blanca, Spanyol pada tahun 2019.
Di Kroasia, dua pria jatuh dari sebuah kontainer di kereta tempat mereka ingin berswafoto dan satu orang tewas akibat sengatan listrik 25.000 volt.
Tiga anak di Rusia tewas tertabrak kereta api di distrik Nadezhdinsky saat berselfie di rel kereta.
Pada tahun 2018, lima orang jatuh dari sebuah helikopter yang terbang di atas Manhattan saat mengambil foto selfie.
Helikopter itu jatuh di East River dan mereka tenggelam akibat tidak bisa melepas tali pengikat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur