Suara.com - Seorang wanita di India bernama Ayesha Banu Makrani terjun dari jembatan hingga tewas. Menyadur News Room Post, Selasa (9/3/2021), ia bunuh diri karena cintanya pada suami, Aarif Khan, bertepuk sebelah tangan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, wanita 23 tahun itu sempat melakukan panggilan telepon selama 70 menit dengan suaminya sebelum memutuskan terjun dari ketinggian.
Polisi Ahmedabad berhasil mengakses rekaman panggilan itu dan mendengar Aarif mengatakan kepada Ayesha, "pergi mati dan kirimkan aku video kematianmu."
Aarif kemudian ditangkap di distrik Pali Rajasthan dengan tuduhan bersekongkol untuk aksi bunuh diri istrinya di sungai Sabarmati pada 25 Februari.
Pengacara Ayesha, Zaffar Pathan mengungkapkan bahwa Aarif berselingkuh dengan seorang gadis Rajasthan.
Pasangan ini biasanya melakukan video call dan saling melempar kata-kata cabul di hadapan Ayesha yang membuatnya sedih. Meski begitu, pegawai Bank ICICI ini memilih untuk diam dan menanggung semua rasa sakit.
Ayesha menikah dengan Aarif Khan Gafurji dari Jalore di Rajasthan pada Juli 2018 dan pisah ranjang belakangan ini. Ayesha tinggal bersama orang tuanya di Ahmedabad sejak Maret tahun lalu.
Catch melaporkan bahwa Ayesha sempat membuat rekaman perpisahan sebelum bunuh diri. Dia berkata dalam video bahwa tidak melakukan ini karena tekanan dan senang akan bertemu dengan Allah.
Baca Juga: Mr X Tewas di Tunjungan Plaza, Diduga Loncat Bunuh Diri Dari Lantai 2
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali