Suara.com - Eks Ketua MPR RI Amien Rais ternyata masih memendam mimpi sebelum ajal menjemput. Impian yang dilontarkan Amien melalui kanal YouTube pribadinya, dia ingin melihat kondisi Indonesia makin bakik sebelum dirinya meninggal.
Dikutip dari Terkini.id--media jaringan Suara.com, pria yang sudah berusia 77 tahun itu mengklaim tak memiliki hasrat kekuasaan.
Lebih lanjut, dia berdalih, kritikan yang disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) murni karena untuk kepentingan bangsa dan negara. Sebelum wafat, dia hanya berharap kondisi Indonesia semakin baik. Sebab, pendiri Partai Ummat itu tak ingin jikalau Tanah Air menjadi seperti Yugoslavia yang hanya dikenang dan tidak dirawat.
"Saya tidak ingin jadi apa-apa, kecuali ingin sebelum I close my eyes for God, before I passed away, before I die, saya ingin melihat negeri ini makin bagus," kata Amien Rais, Minggu kemarin.
"Jangan makin rusak karena negara yang hilang itu sudah terjadi di berbagi tempat," katanya.
Amien Rais lantas meminta agar Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk menunjukan hal yang baik sehingga tidak tergantung dengan para cukong.
Lantaran menurut Amien Rais, negara Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam yang besar sehingga pasti secara pelan-pelan kita akan mampu berdiri di atas kaki sendiri.
"Tapi kita ini negeri yang besar penduduk, besar kekayaan alam, juga luar biasa kayanya. Jadi, kalau kita berdiri di atas kaki sendiri, ya pelan-pelan... itu Insya Allah kita bisa jadi negara besar seperti yang kita impikan," pungkas Amien Rais.
Baca Juga: Amien Rais Sebut Masa Jabatan Presiden Diubah Jadi 3 Periode, PPP: Lelucon!
Berita Terkait
-
Mengapa Tuduhan Amien Rais soal Teddy Mudah Dipercaya Publik?
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo
-
Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe
-
Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK