Kementerian kesehatan mengatakan keputusan itu diambil sebagai "tindakan pencegahan" dan atas saran regulator vaksin nasional Jerman, Institut Paul Ehrlich, yang menyerukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus-kasus tersebut.
3. Italia
Badan obat-obatan Italia mengatakan pihaknya bergabung dengan negara-negara Eropa lainnya dalam memblokir penggunaan vaksin AstraZeneca/Oxford.
Langkah itu dilakukan hanya beberapa hari setelah regulator AIFA Italia melarang penggunaan satu batch sebagai tindakan pencegahan.
"AIFA telah memutuskan untuk memperpanjang larangan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca di seluruh Italia sebagai tindakan pencegahan dan sementara menunggu keputusan European Medicines Agency (EMA)," katanya dalam sebuah pernyataan.
4. Spanyol
Spanyol menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca setidaknya selama dua minggu, menurut menteri kesehatan Spanyol.
"Kami telah memutuskan untuk menghentikan sementara [penggunaan vaksin AstraZeneca] sebagai tindakan pencegahan setidaknya selama dua minggu ke depan," Menteri Kesehatan Carolina Darias mengatakan kepada wartawan.
5. Portugal
Baca Juga: Timbulkan Kerumunan, Vaksinasi Guru Pandeglang Dibubarkan
Portugal juga ikut menghentikan sementara penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca.
Graca Freitas, kepala otoritas kesehatan DGS, mengatakan pada konferensi pers bahwa meskipun efek sampingnya "sangat parah", mereka "sangat jarang", menambahkan tidak ada kasus serupa yang dilaporkan di Portugal.
6. Slovenia
Slovenia mengatakan pihaknya menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca karena kekhawatiran adanya pembekuan darah.
Menteri Kesehatan Janez Poklukar mengatakan pemerintah telah mengambil keputusan untuk "memastikan tingkat keselamatan setinggi mungkin".
"Tidak ada keahlian medis yang membenarkan penghentian ini tetapi ini adalah tindakan pencegahan menunggu pendapat dari European Medicines Agency (EMA)," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak
-
Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini
-
Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global
-
Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha
-
Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik
-
KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024
-
Babak Baru Kasus Jeffrey Epstein: 10 Korban Baru di Prancis dan Keterlibatan Agensi Model
-
Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung
-
Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online
-
Viral Model Ansy Jan De Vries Dibacok Begal di Kebon Jeruk, Polisi: Data Pasien di RS Nihil