Suara.com - Seorang bayi berumur setahun di Houston, AS berada dalam kondisi kritis setelah tekena peluru nyasar polisi. Menyadur New York Post Kamis (18/03), bayi ini tertembak tepat di kepalanya.
Bayi laki-laki bernama Legend Smalls ini sedang duduk di kursi belakang ketika ibu dan ayahnya mampir ke pom bensin. Tiba-tiba saja, kendaraan mereka dibajak pria bersenjata yang sedang dikejar polisi.
Ayah Legend, Wood terluka parah karena polisi menembak mobil mereka. "Bayi saya di kursi belakang!" ibu Legend, Daisha Smalls, berteriak.
Anak laki-laki itu kini berada dalam perawatan intensif di rumah sakit, di mana dokter mengatakan mereka harus melihat perkembangan Legend untuk mengetahui apakah dia dapat pulih.
"Putra saya telah berjuang setiap hari untuk hidupnya," kata Smalls kepada wartawan pada konferensi pers Selasa. "Bayi saya tidak pantas ditembak - terutama oleh polisi."
Tersangka diidentifikasi sebagai Broderick Woods yang berusia 33 tahun. Ia sedang mengendarai Mercedes-Benz dan terkait dengan setidaknya dua perampokan ketika polisi mengejarnya
Menurut pengacara hak sipil, Ben Crump, petugas menempatkan Smalls, putranya dan yang lainnya dalam bahaya dengan melepaskan tembakan, NBC News melaporkan.
"Kami tahu Anda tidak akan menembak tanpa target. Dan jelas polisi Houston tidak mengetahui target mereka, karena mereka mengenai Legend tepat di tengkorak. Bukan luka goresan."
Dokter telah mengeluarkan peluru dari otak bocah itu, tetapi serpihannya tetapdi sana. Bagian tengkoraknya harus diangkat untuk mengurangi tekanan yang disebabkan oleh pembengkakan otak, kata Crump.
Baca Juga: Bocah 9 Tahun Selamat dari Peluru Nyasar, Peluru Mengenai Kalung Salib
"Mengapa polisi tidak menghormati hidupnya?" Crump bertanya. "Mereka tahu dia ada di dalam mobil, wanita kulit hitam yang tidak bersalah ini, tapi mereka mulai menembak di dalam mobil."
Dalam pernyataan yang dirilis Selasa, Kepala Kepolisian Houston Art Acevedo mengatakan berdoa untuk pemulihan Legend sambil mencatat bahwa petugas berusaha menghentikan upaya pembajakan mobil.
"Khawatir akan keselamatan ibu, salah satu petugas kami melepaskan senjatanya, memukul tersangka secara fatal," kata Acevedo. Sayangnya, Baby Legend juga tertembak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
-
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
-
Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!
-
Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan
-
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total