Suara.com - Mewakili Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemnaker kembali menyalurkan bantuan bagi korban bencana gempa bumi di Mamuju Sulawesi Barat.
"Kami dari Dharma Wanita Kementerian Ketenagakerjaan, mewakili Menaker Ida Fauziyah datang untuk memberikan bantuan atas bencana gempa bumi di Mamuju.” kata Ketua DWP Kemnaker, Istiqomah Anwar Sanusi, Kamis (18/3/2021).
Ia mengatakan, bantuan ini merupakan hasil dari penggalangan dana DWP Kemnaker dengan melibatkan pejabat dan pegawai Kemnaker, serta ibu-ibu anggota Dharma Wanita.
Bantuan yang diserahkan berjumlah Rp200 juta dalam bentuk uang tunai dan paket sembako untuk para pengungsi, serta bantuan berupa 5 paket pelatihan, yang mana sudah berjalan 2 paket dengan kejuruan processing.
"Kami berharap, sumbangan ini dapat berguna bagi masyarakat di Mamuju dan semoga Sulbar bisa bangkit kembali untuk menjadi salah satu pusat perekonomian di Sulawesi," kata Istiqomah.
Sementara itu, Gubernur Sulbar, Muhammad Ali Baal Masdar mengucapkan rasa terima kasih kepada Kemnaker yang sudah memberikan bantuan kepada masyarakat Sulawesi Barat khususnya Mamuju.
"Saya berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Provinsi Sulbar," ucap Gubernur.
Berita Terkait
-
Siswa Kejuruan Pariwisata Medan Gelar Simulasi Layanan ala Hotel Bintang 5
-
Kemnaker: Bukan Masanya Membedakan Pejabat Struktural dan Fungsional
-
Akibat Covid-19 Penjualan Fesyen Indonesia Turun 70%, Ini Upaya Kemnaker
-
Indonesia Supervisi P3MI yang Tempatkan PMI Terjangkit Covid-19 di Taiwan
-
Dana JPS Kemnaker Dikorupsi, Diduga untuk Bangun Green House di Banyumas
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara