Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat terdapat 46 unit rumah rusak akibat angin puting beliung yang terjadi di Desa Cikawung.
"Ada 46 unit rumah rusak akibat bencana angin puting beliung," kata pelaksana tugas Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Indramayu Caya di Indramayu, Minggu (28/3/2021).
Ia mengatakan kejadian bencana angin puting beliung itu mengakibatkan 46 unit rumah rusak dengan rincian lima rumah serta satu madrasah rusak berat, 10 unit rusak sedang dan sisanya ringan.
Menurutnya kejadian bencana angin puting beliung terjadi pada Sabtu (27/3) sekitar jam 17.00 WIB, di Blok Sukasari, Desa Cikawaung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.
Saat ini, BPBD masih melakukan pembersihan sisa reruntuhan bangunan rumah milik warga yang tersapu angin puting beliung.
"Kami juga telah mendistribusikan bantuan bagi korban bencana angin puting beliung," tuturnya.
Dia memastikan dalam bencana angin puting beliung tersebut tidak ada korban jiwa dan semua warga yang rumahnya roboh saat ini telah mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
"Korban jiwa maupun luka dalam musibah itu tidak ada, warga yang rumahnya roboh mengungsi ke kerabatnya," kata Caya. [Antara]
Baca Juga: Masuk Pancaroba, Waspada Puting Beliung di Bulan April 2021
Berita Terkait
-
Ironi Lumbung Pangan Indramayu: Harga Gabah Naik, Petani Terpaksa Beli Pupuk di Pasar Gelap
-
Waspada Angin Kencang, 51 Rumah Hingga Sekolah di Cilincing Sudah Porak-Poranda
-
Tantangan Rencana Rehabilitasi Pascabencana di Sumut: Banyak Rumah Rusak Tak Masuk Kriteria Bantuan
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
Update Banjir Bandang Nagan Raya Aceh: 1.807 Rumah Warga Rusak, Ini Data Rincinya
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Resmi Jadi Tersangka: Positif Sabu!
-
Di Hadapan Raja Yordania, Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Perdamaian di Palestina
-
PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara