- Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, ditetapkan sebagai tersangka korupsi tunjangan perumahan dan transportasi senilai Rp18 miliar sejak 2022.
- Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka Syaefudin pada Senin, 22 Juni 2026.
- Bupati Lucky Hakim menjamin operasional pemerintahan tetap berjalan normal dengan mengalihkan tugas wakil bupati kepada Sekretaris Daerah.
Suara.com - Pusaran kasus korupsi tunjangan perumahan dan transportasi di lingkungan DPRD Kabupaten Indramayu memasuki babak baru.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim akhirnya angkat bicara setelah wakilnya, Syaefudin, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp18 miliar tersebut.
Kasus yang menjerat Syaefudin berkaitan dengan dugaan penyimpangan anggaran tahun 2022 hingga 2025.
Lucky Hakim mengaku terkejut saat pertama kali mendengar kabar miring yang menimpa rekan duet kepemimpinannya itu.
"Saya mengetahui (status tersangka) justru dari media, dan dari salah satu kepala dinas yang juga ikut dipanggil sebagai tersangka," ujar Lucky Hakim kepada awak media.
Mantan aktor yang kini terjun ke dunia politik itu mengaku telah memantau perkembangan kasus ini sejak sepekan terakhir melalui pemberitaan dan media sosial.
Meski salah satu pucuk pimpinannya tersandung masalah hukum, Lucky menjamin roda pemerintahan di Indramayu tidak akan lumpuh.
"Pemerintahan berjalan normal. Hanya saja, penugasan terhadap Pak Wakil Bupati kini kami alihkan ke Pak Sekda (Sekretaris Daerah)," imbuh Lucky.
"Kebetulan minggu lalu Pak Wabup sempat menyampaikan ke saya bahwa beliau sedang sakit, jadi tidak bisa mengikuti agenda," katanya menyambung.
Baca Juga: Bukan Hoaks! Syaefudin Wakil Lucky Hakim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Rp18 Miliar
Aksi Bungkam Lucky Hakim
Meski tampak terbuka mengenai kondisi pemerintahan, suasana mendadak berubah saat awak media mencoba mengonfirmasi spekulasi liar yang berkembang di masyarakat.
Muncul pertanyaan apakah sang Bupati juga ikut terseret atau mengetahui aliran dana dalam pusaran korupsi tersebut.
Alih-alih memberikan klarifikasi, Lucky Hakim memilih untuk tutup mulut. Ia hanya melambaikan tangan tanpa sepatah kata pun sembari bergegas masuk ke dalam mobil dinasnya, meninggalkan kerumunan wartawan dengan tanda tanya besar.
Pemeriksaan Intensif di Kejati Jabar
Di sisi lain, tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat terus bergerak cepat. Pada Senin (22/6/2026), tersangka Syaefudin terpantau menjalani pemeriksaan intensif di gedung Kejati Jabar dengan didampingi tim penasihat hukumnya.
Berita Terkait
-
Bukan Hoaks! Syaefudin Wakil Lucky Hakim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Rp18 Miliar
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular
-
Masuk Jajaran Lima Bupati Terbaik, Lucky Hakim Sebut Bukan Capaian Pribadi
-
Lucky Hakim Pilih Bungkam soal Kasus Dugaan Korupsi Rp16 Miliar Tunjangan Rumah DPRD Indramayu
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Fajar Nugra Gunakan Pakaian Dalam Wanita untuk Pelet di Film Pemikat Jiwa
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni