Suara.com - Maraknya penertiban ondel-ondel yang berkeliaran di jalanan ibu kota diyakini Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebagai cara pemerintah provinsi (pemprov) menjaga keluhuran budaya Betawi.
Dia mengemukakan, sebagai bagian identitas budaya bangsa, ondel-ondel yang merupakan kesenian khas Betawi harus diposisikan ke tempat yang baik.
"Bukan diperuntukkan mencari uang dengan cara-cara mengamen dan sebagainya. Kami akan carikan tempat bagi mereka yang selama ini mengamen itu," kata Riza seperti dilansir Antara pada Minggu (28/3/2021).
Masih menurutnya, Dinas Kebudayaan sudah membuat satu konsep yang baik.
"Dan ada pembinaan dari Dinas Kebudayaan," kata Riza.
Diakuinya, masa pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian masyarakat cukup terdampak secara signifikan. Namun, alasan itu tidak kemudian menjadi faktor permisif dan kemudian mengganggu ketertiban umum dengan cara mengamen di jalan raya.
"Belakangan ini, ondel-ondel memang cukup marak ya kita lihat di jalan, cukup mengganggu ketertiban. Kami tidak ingin ondel-ondel ini hadir di jalan," kata Riza.
Menurut dia, kesenian asli warga Betawi ini patut diapresiasi dengan penempatan di tempat yang terbaik, bukan di pinggir jalan untuk mengamen dan lain sebagainya.
"Ya memang itu sudah jadi suatu alat untuk mencari nafkah. Mudah-mudahan ini kami bisa carikan solusi," kata Riza. (Antara)
Baca Juga: Ganggu Ketenangan Warga, Ondel-ondel Dilarang Ngamen di Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta