Suara.com - Sejumlah pengacara terdakwa Habib Rizieq Shihab memprotes sikap aparat kepolisian karena dinilai menghalangi mereka untuk memasuki Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021).
Aparat keamanan memeriksa secara ketat setiap orang yang akan masuk pengadilan, hanya yang namanya telah terdaftar yang diizinkan masuk.
Protes disampaikan oleh pengacara Aziz Yanuar, Sugito Atmo hingga Ichwan Tuankotta.
"Lihat-lihat kami tidak boleh masuk, yang sudah masuk keluar. Biarin mereka sidang sama tembok aja," kata Ichwan Tuankotta.
Aziz Yanuar menambahkan, "Kami sudah setor nama ada 13 ke pihak pengadilan. (Tak masuk) kami nggak tahu alasannya apa," kata Aziz.
Hingga berita ini ditulis sejumlah pengacara Habib Rizieq masih berada di luar gedung pengadilan. Sementara sebagian pengacara sudah berada di dalam pengadilan.
Saat ini, cuaca di sekitar lokasi hujan.
Sidang kasus kerumunan di tengah PSBB dengan terdakwa Habib Rizieq, hari ini, dengan agenda mendengarkan pendapat jaksa atas eksepsi terdakwa.
"Sidang lanjutan agenda, pendapat PU terhadap eksepsi terdakwa atau penasehat umum. Perkara nomor 221, 222 dan 226," kata petugas hubungan masyarakat Pengadilan Negeri Jakarta Timur Alex Adam Faisal.
Baca Juga: Ojek Online Terduga Teroris Digerebek di Ciputat Pakai Baju Habib Rizieq
Sidang akan diselenggarakan secara offline atau menghadirkan terdakwa secara langsung. Sidang akan dipimpin hakim Suparman Nyompa.
Alex mengatakan persidangan akan disiarkan melalui kanal YouTube PN Jakarta Timur. "Kecuali dalam tahap pemeriksaan saksi, layanan streaming akan ditutup," kata dia.
Berita Terkait
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Api Kembali Membara: Habib Rizieq Serukan Umat Tangkap dan Seret Silfester Matutina ke Kejaksaan!
-
Heboh Mantan Tentara Israel di Bali, Diduga Mata-mata: Ini Operasi Intelijen Negara Musuh
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
-
Update RUU Perampasan Aset, Dasco: Komisi III Sedang Belanja Masalah dan Susun Draf RUU
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Eros Djarot Kritik Pedas Kondisi Bangsa: Indonesia Menjadi Nation Without Values