Suara.com - Penyerang Mabes Polri, Jakarta, yang diduga teroris tersebut berjenis kelamin perempuan.
Perempuan yang hingga kekinian belum diketahui identitasnya tersebut, memasuki kompleks Mabes Polri dan langsung mengacungkan senjata api.
Tak lama, perempuan tersebut terkapar di halaman Mabes Polri.
Perempuan itu sempat menggerakkan kakinya setelah terkapar. Setelahnya, dia tampak tak bergerak.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, bakal memberikan keterangan lengkap kepada awak media.
"Nanti akan kami berikan keterangan," kata Jenderal Listyo.
Sebelumnya diberitakan, kompleks Mabes Polri, Jakarta diserang pelaku teroris, Rabu (31/3/2021) petang.
Kabarnya pelaku tewas usai baku tembak dengan aparat kepolisian yang berjaga di Mabes Polri.
Baca Juga: Kondisi Terkini Mabes Polri Setelah Terduga Teroris Perempuan Ditembak Mati
Berdasarkan rekaman kamera pengawas alias CCTV, teroris yang menyerbu gedung Mabes Polri itu mengenakan jilbab berwarna biru.
Dari rekaman video 1 menit, 36 detik itu, awalnya pelaku berjalan menuju pos penjagaan. Sesampainya di pos penjagaan, teroris itu langsung menyerang dengan menggunakan senjata dengan petugas.
Tak beberapa lama, tampak teroris itu tergeletak karena terkena tembakan. Namun, sejauh ini belum diketahui kondisi dan jenis kelamin dari pelaku penyerangan yang mengenakan jilbab itu.
Sebelumnya suara tembakan terdengar di sekitar Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021). Satu orang dikabarkan tewas dalam peristiwa tersebut.
Hingga kekinian belum diketahui seseorang yang tewas tersebut bagian dari terduga teroris atau bukan.
Tag
Berita Terkait
-
Kondisi Terkini Mabes Polri Setelah Terduga Teroris Perempuan Ditembak Mati
-
Tewas Ditembak, Terduga Teroris Sempat Arahkan Senjata ke Petugas
-
Tenteng Senpi, Begini Detik-detik Teroris Berjilbab Biru Serang Mabes Polri
-
Ditembak, Sosok Berjilbab Pakaian Hitam Tergeletak di Dalam Mabes Polri
-
Mabes Polri Diserang Terduga Teroris Perempuan
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal
-
Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat
-
Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!
-
Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat
-
Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman