Suara.com - Jagad dunia maya dihebohkan dengan beredarnya video balita perempuan yang sedang mengisap rokok elektronik alias vape. Diduga balita dipaksa ayahnya untuk mengisap vape itu.
Video viral balita perempuan yang sedang nge-vape itu pun membuat artis bernama Shyalimar Malik murka. Cima, sapaan wanita itu pun menggelar sayembara kepada orang yang berhasil menyeret orang tua balita itu ke polisi.
Seperti dikutip Kanal Entertainment Suara.com, Cima janji akan menghadiahkan uang sebesar 100 dolar Amerika Serika bagi orang yang bisa menjebloskan orang tua balita itu ke bui.
"Iya benar, aku nggak bohong. Aku bakalan kasih uang US$ 100 dolar buat orang yang nemuin alamat orangtua yang kasih dan suruh hisap vape ke anak balitanya," kata Shyalimar Malik ketika dihubungi melalui pesan singkat, Senin (4/4/2021).
Shyalimar Malik geram karena ia tahu vape mengandung nikotin dan sangat berbahaya untuk anak-anak.
"Karena vape cairannya mengandung nikotin. Jadi orangtua ini harus mendapatkan hukuman," ucapnya.
Shyalimar Malik pun masa bodoh bila ada orang yang menudingnya numpang tenar. Karena bintang film Gunung Kawi ini, berharap tidak ada lagi orang yang melakukan hal serupa.
"Aku enggak tega aja anak sekecil itu disuruh menghisap vape. Apa ngga ada otaknya tuh orangtua?" katanya.
Shyalimar Malik meminta bantuan kepada warganet untuk mencari alamat orangtua yang diduga memaksa anak balitanya mengisap vape, agar bisa ditindak lanjuti.
Baca Juga: Takut Dipolisikan, Lutfi Agizal Pilih Damai dengan Shyalimar Malik
"Harus ada hukuman biar jera. Bisa aja kita adukan ke Komnas Anak dan KPAI, bahkan polisi. Karena perbuatan orangtuanya itu tidak masuk akal dan tidak mendidik,"kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional